Produksi Jenang Khas Saban Rongkop Gunungkidul

pembuatan Jenang

Proses pembuatan jenang khas dusun Saban, Rongkop, Gunungkidul

Tampak kesibukan  kelompok ibu-ibu pedesaan yang bekerja sambil bersendau gurau. Keakraban dan kekeluargaan terjalin indah di sana. Hal ini tentu kami jumpai di salah satu dusun yaitu saban, karangwuni, rongkop, gunungkidul, Yogyakarta. Mungkin tak banyak yang mengetahui tempat ini karena tempat yang lumayan jauh dari kota wonosari. Dibutuhkan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam untuk menuju tempat ini. Dusun saban terletak di perbatasan antara praci jawa tengah dengan kabupaten gunungkidul. Di tempat ini banyak hal yang dapat kita peroleh baik dari keindahan alamnya, kearifan lokalnya, budaya dan potensi lokalnya.

Di dusun Saban inilah yang memproduksi jenang dalam bahasa jawa biasa disebut “jenang lot”. Jenang Saban ini terbuat dari bahan dasar tepung ketan, tepung beras, santan, dan gula kelapa, ini yang menjadikan mempunyai cita rasa manis legit yang khas. Untuk memproduksi jenang ini dibutuhkan waktu sekitar 8 hingga 9 jam, maka tak heran jika jenang ini memiliki harga yang terkadang bisa dikatakan tidak murah namun tentu ini layak karena toh banyak orang terbukti menjadikan jenang sebagai makanan kesukaan dengan kualitas rasa yang istimewa.

Jenang-jenang di Saban ini diproduksi oleh beberapa rumah maupun kelompok. Mereka memenuhi kebutuhan warga setempat maupun yang sudah memesan jauh-jauh hari. Selain itu mereka memasarkan produksi mereka ke beberapa pasar tradisional di wilayah rongkop dan juga memenuhi permintaan dari kabupaten praci, jawa tengah.
Akses menuju tempat ini sangat baik dan mudah. Dari kota wonosari, Anda cukup mengambil jalur arah pracimantoro melalui bedoyo langsung menuju rongkop. Jalan yang akan Anda lalui tentu saja sudah sangat baik. Pemandangan alam, gunung-gunung, karst, dan hawa yang sejuk akan menjadi daya tarik tersendiri. Begitu juga dengan keramahan penduduk yang bisa kita jumpai di sepanjang jalan pedesaan.

(Artikel dan foto : tw)