Mengenal Potensi Lokal Di Dusun Ngampiran

Jpeg

Tepat pukul 09.00 WIB team teraswarta sampai di suatu dusun yang bernama ngampiran. Dusun ngampiran ini terletak di desa melikan, kecamatan rongkop, kabupaten gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selama kurang lebih 1,5 jam kami berangkat dari kota wonosari menuju dusun ngampiran. Meski melalui jalan berkelok, naik turun dan bergelombang tak menjadikan kami lelah. Pemandangan alam yang begitu mempesona kami peroleh selama perjalanan menuju ngampiran.

Hamparan sawah dan tanaman jagung menjadi pemandangan indah bagi kami. Karena di pegunungan berbatu masih bisa ditemui olah pertanian yang begitu subur. Selama perjalanan menuju ngampiran, Anda akan peroleh keindahan alam pedesaan dengan begitu banyak tanaman palawija di sana. Warga masyarakat yang berlalu lalang bekerja di ladang tentu saja menjadikan kampung ini begitu hidup.

Jalan menuju dusun ngampiran sudah dapat diakses oleh kendaraan roda 4. Meski begitu, kami harus berhati-hati melewati jalan naik turun karena kami tentu saja tidak hafal dengan medannya. Suatu dusun dengan rumah-rumah pedesaan yang syarat akan ketentraman dan kedamaian. Masyarakat yang ramah begitu juga dengan potensi kearifan lokalnya.

Dusun ngampiran merupakan sentra kerajinan bambu berupa tampah. Tampah merupakan tempat beraneka manfaat berbentuk bundar yang dimanfaatkan untuk keperluan dapur seperti menjemur kerupuk, sebagai tempat makanan, dan lain sebagainya. 90 persen penduduk di dusun ngampiran ini berprofesi sebagai pengrajin bambu selain juga bekerja menggarap sawah, ladang, berternak sapi, kambing dan hewan ternak lainnya. Warga masyarakat di dusun ngampiran telah menjadi pengrajin tampah secara turun-temurun warisan nenek moyang mereka. Warga memperoleh bahan baku kerajinan berupa bambu hitam dari pemasok yang datang. Jika tidak melalui pemasok, mereka harus menempuh jarak yang sangat jauh ke daerah lain untuk memperoleh bambu hitam. Tentu saja hal ini akan menambah biaya pengeluaran dan waktu yang lebih mahal.

Tampah yang diproduksi di dusun ini kemudian dijual ke pasar-pasar tradisional. Selain itu produk kerajinan ini juga diambil oleh pedagang yang sudah terjalin kerjasama sejak dahulu. Namun sayang tak banyak yang mengetahui bahwa di tempat ini banyak potensi dan kearifan lokal yang belum dikenal oleh khalayak umum.

Tak henti-hentinya kami bergumam heran akan keramahan dan rasa kekeluargaan yang kami dapat selama berada di dusun ngampiran. Warga dusun ngampiran biasanya juga mengerjakan pembuatan tampah sesuai pesanan jika ada warga masyarakat  yang akan mengadakan hajatan. Dan tentu saja ini merupakan sumber rejeki yang mereka nantikan.

Jika sahabat teraswarta akan berkunjung ke tempat ini, tentu saja Anda akan benar-benar merasa hidup di suatu desa dengan ramah tamah warga dan suasana kekeluargaan yang akan Anda jumpai. Selain bisa menikmati pemandangan alam dan perkampungan yang indah, Anda juga bisa mendapatkan aneka jenis kerajinan bambu yang bisa Anda temukan di sana.

(Artikel dan foto : tw)