IMPALA Universitas Brawijaya Malang Berkunjung Ke Desa Ped

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Sebuah tempat yang indah di negeri tercinta salah satunya adalah Nusa Penida, dimana tempat ini terletak di kabupaten klungkung, Bali dengan luas 202.840 hektar persegi. Menurut masyarakat setempat, Nusa Penida dijuluki sebagai surga dunianya Bali. Nusa Penida memiliki beberapa pecahan pulau kecil yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya yaitu Nusa Lambongan dan Nusa Ceningan, dimana secara administrator masih masuk kawasan Nusa Penida. Selain 2 pulau yang terkenal tersebut, Nusa Penida juga memiliki desa yang sebenarnya memiliki potensi pariwisata yaitu Desa Ped. Namun dalam perjalananya desa tersebut belum memiliki sumber daya manusia (SDM) yang dapat mengelola keindahan alam dan budayanya sebagai tujuan pariwisata.

Desa Ped memiliki berbagai tempat yang bisa dikunjungi dan menjadi daya tarik untuk wisatawan. Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Brawijaya Malang telah melakukan kunjungan di Desa Ped pada 3 Februari 2015 sampai dengan 12 Februari 2015. Dari Malang hingga Desa Ped ditempuh perjalanan selama satu setengah hari. Perjalanan dari Malang menggunakan jasa Kereta api sampai Banyuwangi, kemudian melanjutkan penyeberangan dari pelabuhan ketapang-gilimanuk. Dari gilimanuk menggunakan bus menuju padangbai untuk melanjutkan penyeberangan lagi menuju nusa penida . Kemudian tim melanjutkan perjalanan long march hingga desa Ped, yang sebenarnya dapat di tempuh dengan angkutan umum di tempat tersebut.

Disana IMPALA Universitas Brawijaya Malang melakukan pengamatan burung jalak bali dan analisa sosial untuk masyarakat pesisir dan potensi sumber daya alam (SDA) yang ada di Desa Ped, kec. Nusa Penida, Kab. Klungkung, Bali.

Dalam perjalananya, memang nusa penida bisa dibilang surga tersembunyi bukan hanya alamnya yang mempesona, kearifan masyarakat lokanya menjadi pelengkap keindahan pulau ini. Sementara para wisatawan yang berkunjung ke pulau nusa penida lebih banyak terfokuskan kepada Nusa Lambongan yang terkenal dengan wisata baharinya.

Sebenarnya Desa Ped juga memiliki potensi wisata yang beraneka ragam. Di desa Ped kita bisa menemukan Yayasan FNPF. Yayasan ini memiliki penangkaran burung jalak bali. Yayasan ini juga mempunyai penginapan dengan penawaran aktifitas-aktifitas outdoor yang menarik seperti pengamatan Burung Jalak Bali dan aktifitas penghijauan lainnnya. Di lokasi penginapannya pun kita dapat melihat burung jalak bali liar secara dekat.

Masih di lokasi desa ped, kita juga di suguhi wisata religi yang sangat menarik. Di desa ped terdapat pura yang terkenal yaitu Pura Dalem Ped. Pura Dalem Ped merupakan salah satu pura kahyangan jagad yang terkenal di pelosok Bali sehingga masyarakat Bali berbondong-bondong datang berkunjung dan berdoa. Pura Dalem Ped tepat berada di pesisir pantai Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.

petani rumput laut desa ped bali

Wisata alam dan budaya yang ditawarkan di desa ped ini sangatlah menarik, sangat sayang jika di lewatkan. Tidak hanya itu kita juga bisa melihat aktifitas petani rumput laut di sore dan pagi hari, jika sedang beruntung kita bisa ikut turun merasakan sensasi suka dukanya menjadi petani rumput laut. Menanam dan memanen rumput laut di bawah langit dengan sinar orange mentari terbit dan terbenam.

Sungguh indah tanah air Indonesia dengan jutaan surga dunia di dalamnya. Negara maritim yang menyuguhkan keindahan alam dan masyarakatnya.

(artikel dan Foto : Gitta Aiska)