Tehnik Memancing Ikan Layur di laut

Ikan layur

Ikan layur

Saat ini Anda ingin memancing layur adalah tepat. Musim teri telah tiba beberapa saat yang lalu bahkan bisa jadi sampai hari ini (3/11/2014) di beberapa tempat di pantai selatan, dan musim ikan layur atau dalam istilah latin dikenal dengan nama Trichiurus lepturus.

Ikan yang satu ini dikenal dengan bentuknya yang memanjang dan memiliki daging yang cukup lezat untuk dimasak dalam aneka rasa, meski tentu ikan satu ini tidaklah memiliki daging setbal dengan ikan laut pada umumnya.

Layur adalah salah satu jenis ikan yang biasa ditangkap oleh nelayan pada malam hari di tengah laut dengan berbagai cara. Salah satu cara adalah dengan menggunakan pancing yang direnteng dengan tujuan menangkap layur dalam jumlah banyak karena memang biasanya ikan ini bergerak dalam rombongan.

Ada dua cara yang bisa Anda coba untuk memancing layur. Pertama adalah dengan menggunakan pemberat. Perlu diingat bahwa pemberat harus berada di dasar sedang umpan berada 1-2 meter diatasnya. Hal ini mengingat ikan ini adalah jenis ikan “mengambang” dan bukan ikan dasar laut. Gunakan senar yang kecil saja namun kuat, bila perlu gunakan “senar kawat (neklin)”. Ini penting untuk menghindari putusnya senar oleh tajamnya gigi-gigi layur.

Untuk tehnik pertama ini konsentrasi penuh pada gerkan senar Anda, jangan terburu-buru mengangkatnya karena ikan layur sangat agresif sehingga bila ada gerakan mendadak bisa jadi umpan hanya dicabik atau justru di tinggalkan, sehingga penting bersabar agar mata kail sungguh telah ditelan layur.

Tehnik kedua adalah menggunakan pelampung. Tehnik kedua ini adalah tehnik yang lebih sering digunakan dan efektif. Tetap sama, gunakan senar atau line yang kuat namun tidaklah besar. Cukup bila senar/line mampu mengangkat bobot sampai 2 kilogram. Pasang umpan dengan jarak kurang lebih 1 meter dari pelampung dan perhatikan gerakan pelampung. Untuk Anda yang memancing layur pada malam hari ada baiknya memasang posfor sebagai penanda pelampung.

Untuk umpan gunakan teri atau potongan “blereng” (tongkol bergaris) karena dalam kegelapan jenis-jenis ikan ini memancarkan cahaya sehingga efektif untuk menarik perhatian layur.

Tempat yang bisa Anda gunakan sebagai spot bisa di “punthuk wetan” (bukit pantai baron), ngrenehan atau krakal. Selamat mencoba dan semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat teras pecinta mancing.

(artikel : tw-mc)