Event fotografi : Pagi Sore Charity Fotografi

Pagi Sore Charity Fotografi

Pagi Sore Charity Fotografi

Sebuah event fotografi menarik akan digelar dari pagi sampai sore pada hari minggu, 7 desember 2014 mendatang oleh para pecinta fotografi baik yang telah lama malang melintang di bidang ini maupun yang masih baru. Jogja shutter Camp adalah pelaksana acara yang nantinya diharapkan akan diikuti oleh banyak peserta ini.

Jogja shutter camp sendiri adalah sebuah group facebook non komunitas atau siapa saja bisa bergabung yang didedikasikan untuk kemajuan dunia fotografi dari segi tehnik, peluang fotografi, tips dan trik fotografi dan seluk beluknya dengan proses praktek langsung .

“Pagi Sore Charity Fotografi” ini akan dilaksanakan di sebuah desa di segambir, gunung kukusan rt01/rw01, Hargorejo, Kokap, Kulon Progo dengan potensi alam yang indah dan belum tersentuh, potensi kesenian lokal “incling krumpyung” yang memiliki ciri khas gamelan angklung dengan tiga nada dalam setiap aklungnya dengan cerita Panji Amoro bangun yang dimainkan secara apik oleh para penari wanita dan pria , serta potensi pembuatan gula kelapa secara tradisional. Akan tampil juga beberapa penari sebagai model, souvenir serta door prize. Sebagai wujud dari mendukung potensi-potensi tradisional yang mulai hilang dan tertinggalkan.

“Ini wujud nyata yang akan juga dicapai dalam pelaksanaan acara nanti, yakni munculnya fotografer, jurnalis foto dan pecinta fotopun melakukan hal-hal positif untuk mengangkat berbagai potensi seni, wisata, budaya serta proses kreatif tanpa membedakan dari aliran foto apa, komunitas atau alat apa yang dipakai, dan tidak semata-mata “nyetok” foto juga saat para peserta nantinya akan dilepas menyebar ke sekitar wilayah pelaksanaan acara. Hendaknya para peserta memanfaatkan banyak kesempatan pentingnya”, ungkap panitia.

Sharing fotografi dengan para pendamping handal akan menjadi acara utama untuk menambah ilmu pengetahuan serta peluang-peluang yang bisa disharingkan bersama oleh para fotografer dalam salah satu sesi acaranya. Praktek kemudian sharing didampingi oleh pendamping-pendamping handal adalah metode “belajar fotografi” yang akan dipakai oleh panitia.

Tak cukup di sini, panitia juga mengundang secara khusus nara sumber Budi Prasetya yang tentu tak diragukan lagi perannya di dunia fotografi. Dikenal sebagai nara sumber di berbagai acara fotografi sekaligus juara di berbagai lomba foto baik lokal maupun nasional.

Rencana Acara yang akan dilaksanakan antara lain :

Pukul 06.00 – 07.30

Kumpul peserta dan brieving acara

Pukul 07.30 – 11.30

Sesi Pemotretan Pembuatan Gula Kelapa tradisional

Pukul 11.30 – 13.30

Makan siang + sharing Foto dengan nara sumber

Pukul 13.30 – 15.00

Sesi Pemotretan Seni Budaya Tradisional Lokal

Pukul 15.00 – 16.30

Sesi pemotretan Model di Curug “segambir”

Pukul 16.30 – 17.00

Penutupan (Kesimpulan)

Biaya pendaftaran untuk acara ini Rp100.000 (seratus ribu rupiah), tentu ini sangat murah untuk hitungan fasilitas-fasilitas serta manfaat-manfaat yang bisa didapatkan oleh para peserta. Jadi bagi Anda para pecinta dunia fotografi, ini adalah kesempatan besar lantaran jarang didapatkan bahkan belum pernah ada pelaksanaan event semacam ini.

(foto : giri wija / artikel : tw)