Selayang Pandang Pesta Rakyat 2014 Dari Brisbane

pesta rakyat brisbane

Puncak acara 17 Agustus yang dilakukan di Brisbane hari Minggu lalu (14/9/2014) adalah atas prakarsa dari PPIA (Perhimpinan Pelajar Indonesia Australia) yang di Brisbane. Gapuranesia/discover the undiscovered merupakan tema tahun ini.Perhelatan ini juga dibantu oleh PIQ (Perhimpunan Indonesia Queensland) dan juga sponsor dari Garuda Indonesia.

Masakan Indonesia yang dijajakan dari jam 11.00 sampai 16.00 sangat digemari oleh warga Indonesia maupun warga yang sempat lewat atau memang sudah merencanakan untuk mendatangi tempat yang sudah diumumkan.

Selain hidangan khas Indonesia yang disajikan juga tarian-tarian dari Indonesia, seperti tari jaipongan, legong dari bali, Pencak Silat dan lainnya.

Pukul 19.00 waktu Australia, dimulailah acara dalam gedung Powerhouse yang berlokasi di New Farm. Ketua panitia mengajak untuk mengenal Indonesia tidak hanya pulau Bali saja,namun Indonesia adalah tempat yang indah, luas dan banyak budayanya. Dari Sabang sampai Merauke, malam ini kami akan mengenalkannya melalui drama sendratari Ramayana. Shinta yang diculik oleh Rahwana membuat sedih Rama dan laksmana, dengan dibantu oleh Hanoman. Maka mereka mencari Shinta ke seluruh penjuru Indonesia. Disetiap kota/daerah dimana mereka singgahi untuk mencari Shinta, penonton diajak untuk menikmati tarian merak dari Jawa Barat , kesenian Angklung, Saman dari Sumatra dan tarian dari Timor. Akhirnya Rahwana dan Shinta ditemukannya, Rahwana mati dengan busur panah dari tangan Rama. Shinta dan rama akhirnya bertemu dan bahagia.

Acara malam itu dilanjutkan dengan Fashion show yang diprakarsai oleh ibu Henni selaku pemilik asesories dan koleksi pribadi pakaian dari Sabang sampai Merauke. Ibu Henni juga sebagai penari , koreografer sekaligus yang memimpin Sanggar Permata Sari.

Suara yang merdu dari diva Indonesia yakni Reza Artamevia menghiasi ruangan dengan melantunkan album lagunya seperti Aku wanita, Dia, Cintakan membawamu dan Berharap tak berpisah adalah akhir dari rangkaian Pesta Rakyat 2014.

(Foto dan Artikel : A. Yogiyono)