Ritual Jalan Kaki Ke Makam Pahlawan : Komunitas Hitam Putih

Ritual jalan kaki komunitas hitam putih

Ritual jalan kaki komunitas hitam putih

Jalan kaki menuju ke makam pahlawan adalah salah satu kegiatan tahunan  dari tahun 2000 telah dilakukan oleh Lukas Priyo Arintoko. Sebuah kegiatan yang pada awalnya dia lakukan sendiri saat malam tirakatan kemerdekaan Republik Indonesia. Namun kemudian bertambah anggota yang bersama dia melakukan tirakatan unik ini karena kemudian terbentuklah Komunitas Hitam Putih.

Kegiatan jalan kaki ini akhirnya dilakukan lagi malam tadi (16/8/2014). Kali ini tak hanya komunitas hitam putih saja yang melakukan ritual, disemarakkan sengan iringan tetabuhan jathilan “Bujang Ganong Kidung Kinasih” dari Baleharjo, Wonosari. Terpantau sekitar 100 orang yang kemudian ikut dalam acara ini.

“Negara Republik Indonesia Utuh dengan Ke-Bhineka-an Tunggal Ika” adalah salah satu tema yang dibawa malam tadi. Sebuah tema yang membawa harapan untuk tak hanya mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan namun juga keprihatinan akan semakin lunturnya semangat masyarakat dalam menghidupi “Bhineka Tunggal Ika”, ungkap Lukas Priyo Arintoko di sela-sela istirahat setelah doa dan upacara kecil di makam pahlawan selesai.

Prosesi doa dan orasi damai di taman makam pahlawan

Prosesi doa dan orasi damai di taman makam pahlawan

Acara jalan kaki ini sendiri di mulai dari desa Baleharjo menuju ke Jeruksari yang jaraknya tidaklah dekat tentu saja. Berbagai atribut seperti bendera merah putih, pakaian jawa, serta berbagai macam bentukan penampilan tak urung juga menarik perhatian masyarakat sepanjang jalan dari Baleharjo menuju Jeruksari, Wonosari, Yogyakarta. Pada titik-titik tertentu juga di adakan sedikit aksi teatrikal tentang keprihatinan dan harapan yang dibawa.

Aven, salah satu peserta dalam acara ini menyatakan rasa antusiasnya dan berharap ini tentu tidak berhenti pada kegiatan ini saja melainkan mampu di bawa dalam kegiatan nyata sebisa mungkin. Yakni mampu menghormati jasa para pahlawan dan juga semakin mencintai Pancasila sebagai dasar negara.

Sebuah kegiatan unik dan kreatif namun sarat makna dalam kerangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-69.

 

(artikel dan foto : chipriant)