Kemeriahan FKT Ke-VI Di Pengasih, Kulon Progo

Kemeriahan FKT Ke-VI Di Pengasih, Kulon Progo

Kemeriahan FKT Ke-VI di Pengasih, Kulon Progo

Festival Kesenian Tradisional (FKT) yang diselenggarakan oleh Orang Muda Katolik (OMK) rayon Kulon Progo berlangsung meriah pada Minggu (10/8/2014). Hal ini terlihat dari padatnya pengunjung yang datang untuk menyaksikan acara di lapangan Kec. Pengasih, Kab. Kulon Progo.

Festival yang digagas oleh Orang Muda Katolik bekerja sama dengan Universitas Sanata Dharma (USD), ISI Yogyakarta, Dinbudparpora Kulon Progo, juga masyarakat kec. Pengasih ini diselenggarakan untuk menumbuhkan minat anak muda kepada kesenian yang ada di daerahnya. Terhitung 11 grup kesenian dalam event kali ini diantaranya dari OMK Promasan, OMK Bonoharjo, OMK Boro, OMK Brosot, OMK Nanggulan, OMK Wates, OMK Bonoharjo, OMK Bedono Ambarawa, Jawa Tengah dan penampilan musik dari Institut Seni Indonesia (ISI).

Di dalam festival ini juga menampilkan beberapa lakon tarian dan satu tradisi diantaranya; Parikesit, Babad Alas Wisamarta, Satria Jati Hutama, Gumregah, Gugurnya Sang Kumbakarna, Sound Of Achipelago dan Pring Preketeg serta tradisi Tedhak Siten oleh OMK Promasan.

Tradisi "Tedhak Siten". Salah satu penampilan dari OMK Promasan

Tradisi “Tedhak Siten”. Salah satu penampilan dari OMK Promasan

Ketua Panitia FKT ke-VI, Timotius Tri Yogatama menjelaskan bahwa perbedaan yang mencolok antara FKT ke-V dan FKT ke-VI adalah banyaknya peserta anak-anak dalam pertunjukan tarian tersebut. Nantinya anak-anak akan menampilkan beberapa lakon tarian maupun diajak kolaborasi dengan pemuda di dalam suatu pertunjukan. Hal ini bertujuan untuk menanamkan kebudayaan lokal sedini mungkin kepada anak-anak.

“Tahun ini kita tekankan kepada anak-anak yang harus tampil dalam tarian maupun kolaborasi dengan pemuda, hal ini sebagai tanda atau pesan sebagai penanaman sedini mungkin pada anak tentang kearifan budaya lokal yang mereka miliki” terangnya.

(Artikel : Hanung H / Foto : Hanung H & chipriant)