Kampung Sekolah : SKDE Mangunan

Kampung Sekolah SDKE Mangunan

SD Kanisius Eksperimental (SDKE) Mangunan adalah sekolah dasar yang dirintis oleh Romo YB.Mangunwijaya, Pr. untuk mengujicobakan pendidikan yang humanis. Sejak tahun 1993, pelajaran yang diselenggarakan difokuskan pada bekal ketrampilan bagi siswa untuk dapat berolah pikir dan berolah badan agar menjadi pribadi yang mumpuni dalam menjalani kehidupan yang serba kompleks ini.

Kelas terapung

Bentuk dan tata letak bangunan SDKE Mangunan yang berada ditengah perkampungan dusun Mangunan, desa Kalitirto, kecamatan Berbah, kabupaten Sleman Yogyakarta ini dirancang mendukung proses pembelajaran yang mengembangkan jiwa PEKIK : Pendidikan yang Eksploratif, Kreatif, Integral dan Komunikatif pada diri siswa. Misalnya, pengenalan teknologi secara sederhana melalui pengalaman sehari-hari : kelas terapung (teknologi kapal), selain itu mengenalkan rumah tradisional Jawa berupa limasan, kampung, maupun joglo. SDKE Mangunan merupakan perwujudan cita-cita Romo Mangun untuk mengembangkan model pendidikan memerdekakan dan humanis dengan membangun komplek sekolah berpola masyarakat pedesaan jawa sebagai manifestasi miniatur kehidupan masyarakat. Membangun sekolah dasar sebagai tempat belajar yang aman, nyaman dan kondusif.

Peresmian Kampung Sekolah

Sekolah ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi banyak orang. Bagi anak-anak dan guru, bangunan ini menjadi sumber belajar tidak hanya mengenalkan bangunan masa lampau tetapi juga filosofi yang terkait di dalamnya.

Kreatifitas anak SDKE mangunan

Bagi masyarakat sekitar dapat mengakses dengan mudah karena kompleks sekolah ini tidak dibangun pagar yang terkesan memberi jarak antara masyarakat dan sekolah. Masyarakat dapat mempergunakan area komplek sekolah ini untuk berbagai kegiatan seperti taman bermain anak-anak desa, rapat kampung, bahkan meminjam untuk resepsi pernikahan bagi warga kampung yang sedang mempunyai hajatan. Manfaat lainnya bagi mahasiswa yang ingin mempelajari bangunan jawa baik dari segi arsitektur maupun filosofi. Intinya sekolah ini dibuat tidak sebagai sekolah yang ekslusif hanya untuk pihak sekolah, anak-anak dan yayasan. Tapi sekolah yang juga bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang membutuhkan.

Kenduri dalam peresmian kampung sekolah

Tamatan SD Eksperimental Mangunan diharapkan memiliki kemampuan berbahasa, atau lebih luas lagi kemampuan berkomunikasi dan kesukaan untuk bereksplorasi, bertanya, menyelidiki, meneliti dan mempermasalahkan sesuatu yang menggoncang pikiran dan perasaan.

Kemerdekaan belajar SDKE Mangunan

“Jangan pagari rumahmu dengan beling namun pagarilah dengan piring” YB.Manugunwijaya

(Sumber : Rm. G. Kriswantara, Pr./ Sito Ardianto /Foto : Didit Ajisoko)