Car Free Night Prawirotaman

atraksi api di CFN

Forum Pemuda RW 08 Prawirotaman mengadakan acara Car Free Night #2 pada Sabtu, 31 Mei 2014 yang bertempat di sepanjang Jalan Gerilya atau Prawirotaman II, pukul 18.00 – 22.00 WIB. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali nama Jalan Gerilya yang sekarang lebih dikenal dengan nama Jalan Prawirotaman II. Jalan Prawirotaman merupakan sebuah jalan yang membentang menghubungkan Jalan Sisingamangaraja ke barat hingga Jalan Parangtritis. Jalan yang dahulu bernama Jalan Gerilya ini kini lebih dikenal dengan nama Jalan Prawirotaman II. Jalan Gerilya merupakan jalan yang mempunyai nilai sejarah yang tinggi, di mana pada masa itu jalan ini dilalui oleh pasukan hantu maut untuk bergerilya mengepung pos Belanda yang ada di Pojok Beteng. Sebab itulah nama jalan ini disebut Jalan Gerilya.

Mengingat hal tersebut maka penyelenggara ingin mengenalkan kembali Jalan Gerilya kepada masyarakat luas melalui acara Car Free Night #2. Selain itu juga ingin mengajak warga Prawirotaman untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan Car Free Night #2. Diharapkan masyarakat dapat terlibat secara aktif melalui kegiatan pariwisata kreatif guna menarik wisatawan untuk berkunjung ke Prawirotaman. Di sisi lain juga mengharapkan kegiatan ini dapat memberikan edukasi bagi masyarakat serta dapat memberikan efek positif dalam bidang sosial, budaya dan ekonomi bagi warga Prawirotaman.

Konsep dari acara tersebut adalah dimana sepanjang jalan Gerilya tersebut akan dibagi menjadi 7 spot atau 7 titik. Titik pertama merupakan pameran seni rupa, Spot ke-dua ekspresi, Spot ke-tiga digunakan sebagai ruang pemutaran video dokumentasi kegiatan kampung prawirotaman, Spot ke-empat arena robotic dan cek kesehatan, dan spot ke-lima sebagai arena bermain dan olahraga, Spot ke-enam sebagai panggung ekspresi 2 dan spot yang terakhir sebagai araena marcing band. Sebelum tanggal 31 Mei, juga mengadakan pra event, yaitu berupa acara diskusi bersama teman-teman street art Yogyakarta, yang diprakarsai oleh Anti Tank, salah satu seniman street art Yogyakarta. Acara yang telah diadakan pada hari Selasa, 27 Mei 2014, pukul 18.00 bertempat di HalamanWismaKroto, Jl. GerilyaPrawirotaman 2.

atraksi pantomim

Dengan mengamati agenda kegiatan di kota Yogyakarta yang tidak pernah surut, hal itu menandakan bahwa di kota ini merupakan tempat yang sangat ramah bagi para komunitas untuk terus tumbuh dan berkembang. Perkembangan dan pertumbuhan komunitas tersebut menyebabkan konsentrasi kegiatan para komunitas tersebut hanya terfokus dan terkonsentrasi pada beberapa titik tertentu di kota Yogyakarta. Hal itu dikarenakan kurangnya ruang terbuka yang ada di Kota Yogyakarta .

Agung Nugroho, selaku koordinasia cara Car Free Night #2 mengatakan, “acara ini diharapkan dapat membuat teman-teman komunitas di Yogyakarta tak melulu berada pada titik-titik tertentu saja dalam berkegiatan serta berkreatifitas tetapi dapat beralih dan membuat ruang terbuka baru seperti di Jalan Gerilya”.

Kegiatan ini wujud dari ekspresi dan apresiasi warga Prawirotaman untuk mewadahi para komunitas yang ada di Yogyakarta dan sebagai ajang berekspresi bagi komunitas di Yogyakarta. Acara di Yogyakarta yang lebih mengedepankan kepentingan bersama, yaitu dengan memberikan ruang terbuka hijau, sebagai tempat untuk diskusi dan ekspresi kegiatan positif lainnya.

Sebuah kegiatan positif yang kiranya layak menjadi inspirasi positif bagi anak bangsa di tengah caruk maruk berbagai masalah di Nusantara.

(sumber : Pers rilis CFN / Fotografer : Yasrin Zabidi)