Suguhan

suguhan

Belum juga terlihat sang monster,

Menampakan taring-taringnya.

Datang aba-aba perempuan bergincu merah,

 

Dahi mengkerut gambaran wajah si empunya.

Maka menarilah dalam bising pekikmu.

Bawa keluar cangkirmu

Beri petunjuk kemana jalur kulaju

 

Manakah kesaksian yang membuat dua mata terusik,

Tidak kah kau tahu…

Ku telah berdamai dengan monster dan semut,

Pun’manisnya isi dalam cangkir genggamanmu

 

Maka menarilah dalam bising pekikmu.

Berilah lajur pada diri,

Sebelum terurai belas kasihan yang nyata,

Oleh pandangan logika.

 

Tak peduli sebanyak apa bisingmu,

Ku hanya mampu nikmati seduhan wedang pesona malamku,yang anggun.

 

(by ; vilma)