Aksi Damai Tanpa Orasi Ikatan Perupa Gunungkidul

IPG

Kami masih ada di jalan, adalah sebuah tema yang diusung oleh para perupa Gunungkidul dalam aksi damai tanpa orasi di hari ulang tahun kabupaten tertimur dari Yogyakarta ini. Sebuah kegiatan yang digelar di depan taman kota kabupaten gunungkidul, lepas dari upacara yang sedang berlangsung kemarin pagi 27 mei 2014.

Aksi damai dengan cara melukis bersama oleh para perupa yang dalam rencana berjumlah 32 orang ini tak urung mengundang juga perhatian dari mereka yang kebetulan melintas di jalan baru ini. Acara melukis bersama pada kain kanvas sepanjang 50 meter dengan barbagai karya sesuai dengan karakter masing-masing perupa.

Di sela-sela aksi damai ini, Mas Erlan yang adalah ketua dari IPG ini memberikan ketarangan bahwa acara yang digelar ini adalah salah satunya untuk memperlihatkan keprihatinan bahwa di usia gunungkidul yang ke 183 ini toh masih banyak perupa dengan berbagai kreatifitasnya namun belum mendapatkan tempat secara khusus dari pemerintah, masih melulu pada aspek wisata.

Lebih lanjut para perupa juga menyatakan keprihatinan atas mereka yang sebenarnya memiliki bakat serta kemampuan namun lebih memilih keluar dari kabupaten gunungkidul lantaran memang belum ada apresiasi yang lebih baik akan karya-karya semacam mereka ini. Maka harapannya dengan aksi ini, masyarakat atau pemerintah pada khususnya akan memberi perhatian secara lebih baik.

Aksi damai ini menurut mereka juga diadakan atas kreatifitas dan usaha mereka sendiri, sesuatu yang muncul dari sebuah keinginan yang bebas tanpa ada maksud juga untuk mengurangi kegembiraan di hari ulang tahun gunungkidul yang ke 183 ini. (ant)