Perayaan Melasti Di Parangkusumo

prosesi Melasti

prosesi Melasti

Umat Hindu di wilayah Yogyakarta pada hari Jum’at sore (28/3)  melaksanakan upacara Melasti di kawasan wisata pantai Parangkusumo, Kab. Bantul, Yogyakarta. Dalam perayaan Melasti  ini terkandung  makna pembersihan dan pensucian diri untuk menyambut hari raya Nyepi tahun Saka 1936. Perayaan Melasti ini juga merupakan rangkaian dari kegiatan keagamaan umat Hindu setelah tanggal 15 Maret 2014.  Perayaan Melasti juga dilakukan di kawasan wisata pantai Ngobaran, Kab. Gunung Kidul.

Acara ini  bertujuan untuk membuang dosa, membersihkan diri dan sebagai persiapan perayaan Tawur Agung yang akan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 30 Maret mendatang. Prosesi perayaan ini dimulai dari Pura Jagadnatha, Plumbon, Banguntapan, Kab. Bantul guna pengambilan air suci yang dinamakan “Toya Suci” untuk membersihkan arca pratima, nyasa, dan pralingga.

Upacara perayaan Melasti  ini diawali dengan Do’a atau Puja Tri Sandya yang dipimpin langsung oleh Ida Putra Begawan Patra Manuaba. Setelah itu prosesi  dilanjutkan dengan larung saji yang mereka bawa ke pantai selatan. Pengarakan sesaji menuju pantai Parangkusumo  berjarak sekitar 25 Km dari kota Yogyakarta.

Ketua Panitia Melasti, I Nyoman Warta menjelaskan tentang arti dan makna Melasti sendiri bahwa sebenarnya upacara ini adalah prosesi pembuangan dosa melalui perantara laut serta  membersihkan diri untuk menyambut hari raya Nyepi mendatang, sehingga pada hari raya Nyepi nanti umat benar-benar fokus berinstrokpeksi diri serta memperbaiki diri atas kesalahan dan dosa. “ini bukan hanya sekedar prosesi iring-iringan semata, namun ini merupakan penghanyutan segala kotoran pikiran dan perkataan dan menciptakan harmonisasi dengan alam dan Sang Hyang Widhi Wasa dengan segala bentuk perwujudan-Nya” terangnya.

prosesi Melasti

prosesi Melasti