Memancing VS kepentingan lain

Memancing masih menjadi pembahasan yang tak akan pernah ada habisnya. Bisa kita lihat saat ini semakin banyak orang yang menggandrungi jenis kegiatan refreshing dan juga olah raga ini. Bahkan muncul kelompok-kelompok pemancing dengan latar belakang serta tujuan yang berbeda-beda menurut  kesenangan masing-masing. .

Dalam rubrik mancing kali ini, kita akan membahas tentang bagaimana cara memanagement kepentingan dalam memancing agar apa yang jadi tujuan memancing ini tercapai tanpa mengabaikan kepentingan-kepentingan lain yang lebih utama. Ini mengasumsikan bahwa pekerjaan kita bukan nelayan tentunya. Bukan salah satu bagian hidup yang memang menuntut kita untuk selalu melempar umpan dan mendapatkan ikan guna berlangsungnya hidup serta kebutuhan.

Mancing setelah kegiatan sosial :

Hal ini perlu diambil sebagai langkah memanagement kepentingan yang membedakan antara hobi dan hidup bersama. Diakui atau tidak ada sebagian orang yang saking hobinya lantas melupakan kegiatan utama hidup. Dalam hal ini biasanya bukan pekerjaan melainkan dalam hubungan sosial masyarakat. Ini perlu diatasi tentunya yakni dengan ada kalanya mengalahkan jadwal mancing pada saat kita punya jadwal mancing berbarengan dengan kegiatan kemasyarakatan atau kegiatan bersama lainya. Tidak enak dong tentunya jika yang lain gotong royong kita justru pergi terus memancing?

Mancing setelah urusan dengan keluarga selesai :

Ada sebagian orang yang memancing ini diguakan untuk menghindari sesuatu. Iya dan tidak Anda sendiri yang mampu menjawabnya. Ada kalanya juga seseorang itu selalu saja pergi dan pergi setelah pulang kerja atau bisa dikatakan “tak betah di rumah”. Ini perlu di atasi agar tidak mengabaikan keluarga. Kepentingan mancing ini adalah hobi dan penurun ketegangan sesaat setelah bekerja. Lain lho kalau memancing ini lantas mengalahkan keluarga, bukanya rileks malah akan muncul ketegangan baru.

Mancing untuk berelasi positif :

Hobi mancing ini bukan hal yang murah juga saat ini, maka tak mengherankan juga ada banyak orang-orang sukses yang merefresh diri setelah beraktifitas rutin bergelut dengan pekerjaan. Ada baiknya juga memancing ini Anda gunakan juga untuk mencari relasi-relasi baru untuk bersinergi positif bagi pekerjaan atau karir Anda. Maka akan jelas ada kepentingan lain yang akan tercapai di luar memancing yakni pekerjaan atau bisnis Anda.

Memancing atau ajang gengsi:

Maksudnya adalah saat Anda telah mendapatkan teman baru dan tujuan spot atau ikan buruan, Anda biasanya akan dihadapkan pada perbedaan alat serta kebutuhan di dalamnya yang mau tidak mau biasanya akan meminta “harga khusus”. Untuk mengatasi hal ini adalah perlunya  Anda menjadi diri sendiri saja. Maksudnya adalah berproses sedikit demi sedikit. Bila belum mampu membeli alatnya pakailah alat yang bisa Anda siapkan tanpa harus minder terlebih ikan itu menyambar umpan Anda atau tidak juga ada faktor keberuntungan. Maka minimal dapatkan ilmunya dulu bersama yang lain. Jadi? Jelas di sini Anda akan memancing atau pamer piranti mancing. Kalau bisa ya syukur, tapi jika tidak ya tidak perlu gengsi juga. Gunakan sebagai semangat mencari anggaran tambahan tentunya setelah kebutuhan pokok terpenuhi.

Demikian beberapa cara untuk memanagement kepentingan dalam memancing. Harapannya adalah hobi tercapai, refreshing tercapai, kesuksesan karir tercapai, kehidupan sosial tercapai dan tentu saja keuangan Anda juga akan terjaga. Semoga bermanfaat dan menjadi pembelajaran kita bersama agar jangan sampai hobi kita mengalahkan hal-hal yang senyatanya lebih penting untuk kita dahulukan. (chipriant)