Deteksi Kesehatan Melalui Kuku

kuku cantik ft fb mayra s

Jari yang indah tentu dilihat dari bersih dan sehatnya kuku. Dan ternyata kuku bisa mendeteksi penyakit yang mengincar tubuh kita. Mungkin hal ini sering terabaikan karena seolah kuku menjadi tidak penting sehingga jarang merawatnya. Kuku bisa mendeteksi penyakit yang berhubungan dengan organ tubuh dan terjadinya infeksi jamur.

Bentuk kuku yang normal dan sehat itu kuat, tidak mudah patah, tidak lunak, berwarna cerah, serta bantalan kuku berwarna pink kemerahan yang menandakan peredaran darah yang berjalan lancar. Tetapi ketika ada perbedaan warna alami pada kuku Anda, maka Anda perlu waspada yang artinya menandakan adanya virus penyakit, infeksi jamur atau penyakit lainnya.

Deteksi kesehatan melalui kuku ini dapat Anda cermati sendiri dengan adanya perubahan setiap harinya. Apabila ada yang berbeda sebaiknya Anda segera check up ke dokter agar penyakit tidak menyebar ke dalam tubuh. Berikut ini deteksi kesehatan melalui kuku :

  • Kuku yang kering, mudah patah dan rapuh ini berhubungan dengan kelenjar tiroid yang terganggu. Apabila kuku bertumbuh lebih cepat, tipis dan mudah patah itu artinya Anda mengalami hipertiroid. Sedang ketika kuku tumbuh lambat, rapuh dan tebal itu artinya terjadi hipotiroid.
  • Permukaan kuku yang tipis dan berbentuk cekung mengindikasikan tubuh Anda kekurangan zat besi.
  • Pertumbuhan kuku yang lambat dan berwarna kuning dapat mengindikasikan bahwa terjadi gejala emphysema pada paru-paru.
  • Selain itu bantalan kuku yang tampak putih pucat mengindikasikan Anda kekurangan darah atau anemia.

Nah itu tadi sahabat teras jika Anda ingin deteksi kesehatan melalui kuku secara alami. Perawatan kuku memang penting dan biasakan untuk membersihkan kuku secara rutin. Jika Anda melakukan padicure dan manicure pastikan alat yang dipakai steril sehingga Anda bebas infeksi jamur. (Christin-berbagai sumber)