Ayo kunjungi benteng Vredeburg

vredeburg

Titik 0 kota Yogyakarta yang terkenal dengan keramaian berbagai aktifitas terlebih saat malam libur menjadi salah satu destinasi wisata di yogyakarta dalam bentuk lain yang ingin dirasakan oleh banyak orang. Sebuah tempat tujuan selain keraton dan jalan malioboro yang menyediakan berbagai pilihan untuk dinikmati dalam kunjungan Anda.

Bila telah berkunjung, Anda bisa lihat di salah satu sudut yang terdapat dari titik 0 ini  bangunan-bangunan bersejarah seperti Bank Indonesia, kantor pos besar. Terdapat juga monument serangan umum 1 maret di sisi kiri jalan dengan megahnya berdiri, juga sebuah tempat sangat bersejarah yang di akui atau tidak terkadang hanya terlalui begitu saja di antara keramaian-keramaian yang ada di sekitarnya. bangunan ini adalah benteng Vredeburg atau sebut saja sebagai museum vredeburg.

Sebuah bangunan yang terletak di depan Gedung Agung di jalan  Jend. A. Yani no 6, Yogyakarta. Sebuah bangunan bersejarah bagi Yogyakarta bahkan bisa jadi dunia karena merupakan salah saktu bukti sejarah. Sebuah bangunan yang didirikan oleh Beliau Sri Sultan hamengku uwono I pada tahun 1760 atas dasar permintaan dari pemerintahan Belanda dengan tujuan menjaga keratin dan juga sekelilingnya. Namun demikian inti sebenarnya adalah sebagai cara Belanda saja agar memudahkan dalam mengawasi segala gerak-gerik apa pun yang terjadi dalam keraton pada khususnya.

Bangunan benteng vredeburg berbentuk persegi dengan adanya parit-parit pada sisi luar bangunan. Terdapat juga adanya beberapa menara yang fungsinya pada waktu dulu adalah sebagai menara pantau atau biasa disebut orang sebagai seleka. Seleka atau bastion ini pun oleh sultan bahkan diberi nama jaya prayitno, jaya purusa, jaya wisesa, jaya prakosaningperang.

Vredeburg yang berarti benteng perdamaian ini sendiri telah mengalami beberapa kali renovasi. Beberapa bangunan ada di dalamnya mulai dari asrama prajurit, gudang logistic, rumahsakit prajurit, gudang mesiu, rumah-rumah perwira dan masih banyak lagi. Sebuah tempat yang apabila Anda kunjungi saat ini masih banyak mencatatkan bukti sejarah di dalamnya. Yang masih ertahan dengan bentuknya yang sedemikian rupa.

Pada saat-saat tertentu komplek ini juga sering kali di mafaatkan sebagai tempat pertunjukkan atau pameran-pameran dengan memanfaakan halaman atau juga sisi-sisi terasnya sebagai tempat memajang lukisan dan lain sebagainya. Membuat kesan yang lain dari yang lain. Maka bagi Anda yang pernah melihat pameran di tempat ini bangunan luarnya bukan ha lasing lagi tentunya, hanya jika di musemnya mungkin belum semua yang mengunjungi secara khusus.

Dalam museum ada terdapat juga berbagai koleksi benda-benda bersejarah juga mini diorama yang dibuat sedemikian rupa agar mampu menggambarkan perisiwa-peristiwa di masa lalu yang bisa dilihat oleh siapa saja yang datang ke tempat ini. Sebuah tempat yang mungkin biasanya hanya Anda lewati dan lihat dari luar saja saat berkunjung ke titik 0 kota Yogyakarta. Tempat yang layak dan rasanya harus Anda kunjungi bersama keluarga sekaligus mengenal sejarah bangsa kita. (chip)