Teraswarta peduli kreatifitas, Wisata dan Budaya Nusantara

tw1

TERASWARTA – Warta| Mengenal kembali alam dan proses kreatifitas dalam bentuk fotografi adalah tema yang dibawa dalam acara yang digelar oleh teraswarta.com kemarin pagi, minggu (19/1/2014). Sebuah acara dalam rangka penyerahan hadiah juara lomba “teraswarta tourist rides photograph event I” yang telah berlangsung pada bulan desember lalu.

Acara ini bertempat di Bantar kulon, Sentolo, Kulon Progo atau lebih tepat lagi di rumah seorang pecinta sepeda onthel yang tak asing bagi warga Yogyakarta bahkan manca Negara. Mas towil demikian nama yang dikenal dengan kesederhanaan, mengemas kehobiannya dalam mengayuh sepeda menjadi sebuah peluang usaha pariwisata yang banyak diminati oleh wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Maka tidak salah tentunya bila tempat ini menjadi pilihan juga untuk pelaksanaan acara yang kesemuannya disediakan gratis untuk peserta.

tw2

Berkeliling dengan sepeda dan menikmati alam pedesaan yang meski tak jauh dari pusat kota namun masih menyediakan kesegaran udara menjadi sajian yang menarik. Berhenti pada pos-pos yang bisa dengan leluasa memilih obyek memotret. Teraswarta pun memberikan pilihan obyek potret mulai dari proses membuat batik, proses membuat kain tenun, Human Interest dari masyarakat sekitar serta tak lupa empat model yakni mbak Ratna Dewi (dei), mbak Putri, mbak Ayu, dan mbak kiki dengan gaya yang tak lepas dari unsure budaya melalui pakaian batik dari Sembung yang mereka kenakan.

tw3

Tak hanya berhenti di sini saja, acara inipun berusaha memberikan sebuah manfaat melalui sharing fotografi oleh Rm. Ys. Witokaryono, Pr dengan segala uji cobanya menggeluti kehobian memotret dan menulis. Sehingga harapannya acara ini tak melulu berhenti pada lomba dan hadiah yang dikejar namun juga proses-proses pembelajaran, tujuan memotret sampai nilai-nilai yang bisa di ambil dari memotret.

Sajian makanan khas pedesaan seperti salak, pisang rebus, kacang rebus, roti “bolu emprit”, dan lain-lain yang adalah sajian pedesaan pun turut hadir dalam sesi-sesi acara yang ada dengan posisi duduk yang bisa memilih di mana saja. Memberikan nuansa keakraban serta nilai kesederhanaan suatu desa.

Puncak acara ini adalah penyerahan terhadap juara –juara lomba fotografi wahana wisata dengan hadiah thropy, piagam serta uang pembinaan. Untuk dua orang juara foto terbaik dengan hadiah uang pembinaan masing-masing Rp250.000,00 serta piagam di raih oleh saudara M. Windu Karsa dan saudara Gusta Rangga. Juara III dengan hadiah berupa thropy, piagam dan uang pembinaan sebesar Rp500.000,00 diraih oleh saudara Suparyanto. Juara II oleh Agung N, SE dengan hadiah thropy, piagam serta uang pembianaan sebesar Rp750.000,00. Dan juara I di raih oleh saudara Budi Prast dengan hadiah berupa thropy, piagam serta uang pembinaan sebesar Rp1.000.000,00.

tw4

Ketua panitia Aloysius Rahdian Ajisoko, dalam kesempatan ini mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah salah satu bentuk kepedulian terhadap kemajuan wisata, fotografi dan terutama proses kreatif yang positif. Berusaha mengangkat masing-masing potensi meski secara sederhana namun semoga membawa dampak dan manfaat bagi banyak pihak. Sebuah acara yang terselenggara atas kepedulian banyak pihak, yang selanjutnya juga akan digelar di kabupaten lain bersama wahana wisata juga potensi lain.  (Foto/warta – Dony KP)