Manjalah wahai Buah Hati

manjalah saat ini

Menangislah dalam dekapku

Meraunglah sepuas mau dan mampumu

Lalu mulailah kembali tersenyum

Untuk sang hari yang masih panjang

 

Merengeklah dalam manjamu

Mengaduhlah dalam kecentilan memohonmu

Atas perhatian aku dan ibumu

Karena engkau sang harap dari cintaku dan ibumu

 

Bertumbuhlah nak….

Terbuailah dalam harap dan cita yang sesungguhnya

Lalu bangkitlah sebagai sang pemenang

Karena dunia tak lagi penuh tawa

Karena dunia tak lagi penuh jabat persahabatan

 

Perjuangan hebat menantimu

Pergulatan penuh makna akan membentukmu

Hanya yang pasti

Ayah dan ibu selalu ada bagimu

Bersama sang segala yang nanti akan kau sebut Tuhan

 

(sang ayah)