Ikan Botini -Ikan Purba Endemik Danau Matano

Ikan Botini - Fosil hidup kekayaan Danau Matano

Ikan Botini

TERASWARTA – Opini | Kekayaan alam Indonesia banyak yang belum tergali dan belum tersiarkan di dunia. Besar kemungkinan banyak flora dan fauna yang dianggap sudah langka atau bahkan punah dapat ditemukan di Indonesia. Di Soroako-Sulawesi Selatan sendiri, banyak kekayaan alam yang masih tersembunyi dan menunggu untuk ditemukan.

Salah satunya adalah Ikan Botini. Ikan Botini yang diberi nama latin Glossogobius Matanensis. Berdasarkan klasifikasi ilmiahnya, ikan botini merupakan ikan dari kerajaan animalia dengan filum chordate, kelas actinopterygii, ordo perficumes, subordo gobioidae, suku gobinae dan marga glossogobius.

Berdasarkan hasil penelitian para ilmuwan, ikan Botini ini ternyata merupakan spesies tunggal yang sama dengan spesies yang ada di Afrika, hanya saja kemudian terbagi menjadi spesies yang berbeda-beda. Unik kan? Bayangkan saja bagaimana ikan Botini ini bisa jalan-jalan keliling dunia.

Ikan Botini yang sering dijadikan santapan lezat penduduk Soroako ini bukanlah ikan purba raksasa loh. Ikan Botini yang memang masih memiliki ciri binatang purba ini ternyata panjangnya hanya berukuran sampai dengan 42 centimeters. Walaupun saat ini masakan ikan Botini mulai jarang ditemukan, tetapi ikan Botini ini dapat disantap layaknya masakan Sushi dari Jepang alias dimakan mentah. Caranya, bersihkan ikan Botini, kemudian tambahkan jeruk nipis serta cabe serta garam secukupnya, ratakan dan siap disantap. Wow…..bagaimana rasanya ya?

Jalur lalu lintas air Soroako - Nuha

Jalur lalu lintas air Soroako – Nuha

Dari keunikan fosil hidup yang masih tersimpan di dalam danau Matano ini, tetapi sangat disayangkan karena keberadaan ikan Botini ini terancam punah. Kenapa? Pasalnya,  sebagai ikan kecil, ikan ini menjadi mangsa predator yang berada di dalam danau maupun polusi yang diciptakan oleh manusia-manusia modern. Semoga saja ikan ini tidak punah yaaaa……..