Birunya Langit Yang Kuterima

Birunya Langit Yang Kuterima

Dengan seribu kata aku menggurui

Tanpa seribu janji aku mengkhianati

Tapi kini aku memotivasi

Antara diriku sang maha pencinta kini

Aku berlayar namun aku yang melabuhi

Aku yang menanam namun aku yang memetik dalam diri

Hingga kini aku semakin berarti

Antara hidup dan mati nanti

Mereka dalah cintaku

Mereka adalah motivasiku

Mereka juga adalah dukungan terindahku

Hingga kini aku berjalan menembus batu sang maha penyeru

Aku terhampar ditengah dedaunan

Aku terjemur dikeringnya matahari dalam siang

Dalam terik aku pertengahkan

Dalam selimut aku menyelaraskan

Hingga birunya langit yang kuterima dan terkesan

Dan mencair dalam rasa syukur yang berkeliaran

(khodijah)