Biar

biar

Masih jelas dalam ingatanku

Hangat pelukmu kala bersamaku

Masih jelas dalam hidungku

Aroma parfummu yang khas dari tiap lembar harimu

 

Indah senyummu

Manis manjamu

Pun juga marah dan cemberutmu

Masih jelas dalam tiap baying sepi malam-malamku

 

Masih terang dalam pandang imajiku

Saat-saat sakit, sehat dan juga keluh kesahmu

Pun masih terasa

Berwarnanya sang pelangi canda tawa yang melulu milikmu

 

Namun biar saja….

Kenangan biarlah menjadi cerita semata

Namun biar saja….

Mimpi menjadi penghias tidur saja

Hanya aku yakin aku bisa bahagia meski tak lagi bersamannya

 

(nanda)