Tak mungkin sama meski senada

Tak mungkin sama meski senada

Jika harus aku gubah sang awan jadi butiran pelangi

Maka warna itu adalah warnamu

Jika harus aku ganti sang malam menjadi sang pagi

Maka pagi itu adalah indahnya berada di sampingmu

Bukan aku tak yakin

Bukan pula ku tak mau mengerti

Bukan diri tiada mampu berkata pasti

Hanya sang kiasan telah menulis bda dalam tiap kata

Awan tak mungkin menjadi pelangi

Pun malam tak mungkin menjadi pagi

Waktu akan begitu dalam detik dan waktu

Tak akan sama dari tiap jengkal langkah yang kita bangun

Pergilah dalam khayal yang tak pernah mampu aku tahu

Melangkahlan dalam harap yang tak lagi aku mengerti

Hanya saat sang waktu mengingatkan engkau untuk kembali

Aku masih di sini dalam paham yang masih pasti

Namunn satu yang harus kita tahu

Waktu tak akan lagi sama

Pun genggam erat jari jemari tangan kita berdua

Karena nada tak akan sama betapapun indahnya