Selamat Tahun baru 2014 wahai jiwa baru

Selamat tahun baru 2014

TERASWARTA – Opini | Selamat Tahun baru 2014 wahai jiwa baru, mari bersiap menyambut dan menjalani langkah sahabat teras menuju titian baru dengan pencapaian serta rencana baru. Ini bila tahun baru menjadi semangat yang positif yang kurang lebih menanamkan pola pikir tahun baru dengan jiwa baru.

Bagaimana tahun baru 2014 ini bagi sahabat sendiri? Apakah hanya kan berhenti pada kata selamat tinggal tahun baru 2013 semoga tahun 2014 menjadi lebih baik? Apakah hanya kan sekedar dihabiskan dengan meniup terompet dan bertepuk tangan di pukul 00.00 wib sebagai tanda akhir tahun lantas memulai hal baru dengan berlatih menghafal menulis tahun 2014 di tiap tanda tangan atau coretan yang membutuhkan goresan angka-angka sebuah tahun. Semoga akan ada kemaknaan yang lebih dalam dari sekedar hal tersebut.

Sahabat teras, tahun 2013 memang akan berganti menjadi tahun 2014 yang artinya memang tumbuh batas waktu yang seharusnya menjadi pijakan tolok ukur dalam pencapaian suatu hal. Ini saya asumsikan bahwa ada sekian banyak rencana yang ingin anda , saya atau kita raih. Sudahkah tercapai? Semoga saja sudah dan bila belum batas waktu inilah yang seharusnya menjadi guru di mana kita belajar target itu apa.

Sedikit menengok kembali apa yang telah terjadi dan terlalui tanpa harus menyalahkan apapun bila terjadi kegagalan karena hal ini tak akan banyak membantu. Bisa jadi yang kita dapat adalah penyesalan belaka atau bahkan mengutuk diri sendiri atas ketidak mampuan. Inilah saat kita menanti waktu menunjukkan pukul 00.00 wib tak melulu dengan berjalan-jalan, meniup terompet, pesta kembang api dan lantas pulang kemudian bangun siang hari karena libur. Sia-sia sekali pergantian tahun anda.

Sahabat teras, saatnya bagi saya, anda, kita mengubah pola yang melulu muncul kepermukaan sebagai wujud hura-hura dengan mengatas namakan rasa syukur. Ada baiknya kita berdiam diri, mengambil secarik kertas atau berdiam diri dalam hening yang sesungguhnya lantas memulai perjalanan kembali ke belakang. Menilik segala pengalaman apapun bentuknya. Maka saya yakin akan menemukan hal baru yang lebih berharga untuk dikerjakan di tahun yang selanjutnya.

Mari kita isi tahun yang akan datang dengan pencapaian-pencapaian baru yang lebih realistis. Pencapaian yang tak harus melulu baru atau besar sama sekali melainkan pencapaian yang muncul dari kedalaman pola pikir yang baru. Hidup tak semakin mudah maka sangat saying bukan bila hanya terbuang begitu saja oleh hal yang terlalu berlebihan? Bukankah akan lebih berharga bila kita capai hal-hal kecil yang sungguh-sungguh bisa kita buat.

Selamat Tahun baru 2014 wahai jiwa baru mari bangun nusantara bukan hanya dengan kritik semata melainkan dengan karya nyata. Tahun depan tak harus lebih fantastic dari tahun 2013, cukup lebih baik dan maju. Semoga bangsa ini tak lagi melulu berbicara tentang beda yang tak termaknakan lagi dalam kebinekaan yang ika melainkan sungguh mampu mewujud nyatakan layaknya bangsa yang dibanggakan dunia karena kata-kata yang melekat erat dalam pita di kaki sang Garuda yang gagah.

Selamat Tahun baru 2014 wahai jiwa baru mari menjadi pribadi-pribadi dengan jiwa baru tanpa meninggalkan ciri khas kesederhanaan sebagai bangsa yang penuh toleransi terhadap sesama. Salam teras dan terimakasih atas dukungan para sahabat terhadap teraswarta.com kami akan selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk anda dan Nusantara dari hal yang mungkin sederhana. (chipriant antok-TW)