Sahabatku

sahabatku

Bersandarlah di dadaku

Saat penat dan lelah letih hatimu

Gayutkan erat tanganmu dilenganku

Saat langkah kakimu berasa berat dan ngilu

 

Sahabat….

Sejauh apa kau menilai keburukanku

Aku ini ada untukmu

Sejauh mana kau mencibir adaku

Sesungguhnya aku selalu ingin tersenyum bersamamu

Menangis haru denganmu

Dan melangkah berdampingan di sampingmu

 

Kini kau pergi

Jauh ke tempat yang tak lagi aku tahu

Namun yang pasti bersamamu adalah terindah masaku

Kini kau menghilang

Seiring keegoisanku dan keingan yang melulu harus milikmu

Biar begitu….

Hanya yang pasti selalu kun anti jabat tanganmu