Perayaan Natal

natal1TERASWARTA – Warta | Malam tadi (24/12) seluruh umat Kristiani di seluruh dunia mengadakan perayaan Natal. Sebuah perayaan yang rutin diadakan dalam setiap tahunnya untuk memperingati kelahiran Sang Juru selamat Yesus Kristus dalam keyakinan Iman mereka.

Tak luput di sebuah gereja kecil di wilayah Kokap. Meski dalam guyuran hujan nampak antusiame umat untuk datang dalam acara Ekaristi. Tak sedikit juga yang harus datang dengan menempuh jalan kaki dari jarak yang ckup jauh lantaran jalan yang tak memungkinkan ditempuh dengan kendaraan bermotor.

Acara berlangsung dengan cukup sederhana dan aman dengan tak lepas dari peran serta masyarakat dan dinas terkait seperti para petugas dari kodim dan polsek setempat yang turut menjaga kekhusyukan acara Ekaristi ini. Meski memang di desa satu ini masih sangat kental kerukunan antar umat beragamannya.

natal2

Tampak juga ilustrasi dari dekorasi yang ada di dalam perayaan ini yang menjadi ciri khas dalam perayaan natal di padu padan dengan keadaan di zaman ini. Adanya tower, gedung-gedung dan lain sebagainya serta tak luput adanya gambar wayang yang ingin mengungkapkan tentang keinginan menjaga budaya nusantara yang dalam hal ini seperti penggunaan bahasa jawa dalam tata cara perayaan Ekaristi dan juga unsur kulturasi dalam berbagai bentuk lain seperti memasukkan gending jawa, dan lain sebagainya.

Pastor Kurnia, Pr dalam kesempatan kali ini mengungkapkan harapannya agar keprihatinan-keprihatinan yang selama ini ada oleh munculnya masalah-masalah seperti KKN, Kriminalitas, perselisihan-perselisihan antar agama dan lainnya lambat laun terselesaikan. Keadaan menjadi semakin lebih baik. Beliau juga mengungkapkan agar budaya Nusantara yang selama ini menjadi jiwa bangsa Indonesia yakni toleransi antar umat beragama dapat sungguh terjaga, semakin bertumbuh kembang sampai kerukunan yang sesungguhnya dapat tercapai.

Setelah perayaan Ekaristi ini selesai, umat kemudian melanjutkan acara dengan menyantap makanan kecil alakadarnya yang setiap tahun ada dan disediakan. Hal ini selain untuk semakin mempererat persaudaraan serta komunikasi antar umat sekaligus menjadi media juga untuk saling sharing antar umat. Pun juga saling melepas kerinduan bagi umat yang datang dari luar kota. (cp-kp)