Mencicipi Kuliner Khas Palopo

TERASWARTA – Kuliner | Berburu kuliner saat liburan adalah hal yang paling menyenangkan buat saya. Nggak asyik lah ya, kalau kita tidak sempat mencicip salah satu makanan khas daerah setempat. Siapa tahu dari icip mencicip ini, kita punya banyak rekomendasi masakan yang bisa kita buat untuk hari-hari istimewa, seperti hari raya. Dan pastinya woooowww…..jika kita bisa menjamu tamu-tamu kita dengan masakan dari daerah lain di Indonesia. Jadi, saat saya punya kesempatan untuk jalan-jalan ke tempat-tempat baru, saya siap pasang mata baik-baik dan pasang telinga baik-baik. Tidak lupa olah raga leher untuk celinguk kiri celinguk kanan biar tidak kecethit.

Nahhhhh……. kali ini saya akan ajak anda untuk mencicipi masakan khas dari kota Palopo-Sulawesi Selatan. Dari berbagai macam makanan tradisional yang dimiliki oleh kota Palopo, saya memilih satu makanan yang “berlabel” Kapurung. Saat pertama kali saya mencicipi Kapurung, saya langsung jatuh hati dengan masakan ini. Paduan dari pedas, asam dan asin yang dihasilkan dari bumbu sederhana kapurung ini memancing lidah saya untuk melahap habis satu mangkuk besar kapurung.

Kapurung

Apa sih kapurung? Sebenarnya yang dimaksudkan dengan Kapurung adalah sagu yang diolah dengan cara dimasukkan ke dalam air panas dan dibentuk bulatan-bulatan yang kemudian dimasukkan ke dalam kuah agar mengental dan dapat dikonsumsi dengan mudah. Tetapi, kapurung tidak akan lengkap tanpa sayur dan ikan bakar.

Kekuatan kapurung ini terletak pada sambal dan penambahan patikalla sebagai pencipta asam pada masakkan. Buah patikalla ini berfungsi seperti asam jawa yaitu menimbulkan cita rasa asam pada masakan. Hanya saja, kulit patikalla menciptakan rasa asam yang khas pada kapurung.

Sayur dan ikan bakar yang menjadi pendukung dari kapurung ini memiliki

sayur, ikan bolu dan sambal

berbagai macam variasi. Sayur yang digunakan pada kapurung biasanya kangkung, bayam dan jagung manis. Tetapi kadang ada juga yang memakai daun labu dan bunga pisang sebagai sayurnya. Sementara ikan yang biasa dipakai untuk menemani sajian ini adalah ikan bandeng atau biasa disebut dengan ikan bolu oleh warga setempat, ikan tuna ataupun ikan nila. Bahkan untuk beberapa resep, saat tidak ada ikan, penggunaan ayam atau daging kerbau dapat menjadi alternatif.