Memilah dan memilih

memilah dan memilih

TERASWARTA – Opini | sahabat teras yang baik hati dan bersemangat. Dalam kehidupan kita sehari-hari sering kali kita dihadapkan pada dua atau lebih pilihan yang bisa jadi mempengaruhi tak hanya tenaga kita namun juga fikiran kita. Hal ini tentu saja berkaitan dengan banyak hal mulai dari untung dan rugi, baik dan buruk dan hal lain. Dan ini semua karena memilah dan memilih.

Pernahkah anda berada dalam keadaan ini? Keadaan di mana anda tak bisa menentukan langkah apa yang mesti diambil berkaitan dengan sebuah pilihan. Salah satu contoh adalah saat orang tua memaksa kita dalam menentukan pasangan yang harus seiman. Di sisi lain rasa cinta seolah tak boleh terpisahkan, di sisi lain ada tuntutan orang tua yang mendorong kita untuk tetap tegus pada agama yang telah kita anut. Ini adalah pilihan nilai maka tak hanya memilih saja namun memilah adalah cara yang harus di tempuh. Memilih pasangan dan jalan hidup dan memilah nilai yang harus diambil.

Pola dasar pemikiran yag sebenarnya sangatlah sederhana sahabat teras. Bisa kita bayangkan apabila aka nada dua keyakinan yang dianut dalam satu keluarga baru. Maka tak akan mudah tentunya lantaran penanaman nilai-nilai  juga tatacara yang bisa jadi membawa dampak tersendiri bagi anak nantinya yang berawal dari kebingungan.

Lalu bagaimana cara memilah dan memilih? Berikut akan saya coba berikan solusi bagi anda yang baru berada dalam sebuah pergulatan akan sebuah pilihan.

Memilih :

Kata ini mengasumsikan anda berada dalam dua atau lebih pilihan yang harus diambil sedang tentunya menjadi masalah karena bagi kita bias ajadi ini semua baik. Dalam hal ini saya asumsikan juga bahwa sahabat telah tahu apa-apa saja yang harus dipilih. Sediakan secarik kertas kosong lalu tulislah di sisi kanan dan kiri kertas pilihan tersebut. Satu persatu isikan sisi negative dan positif di masing-masig pilihan tanpa harus bertanya pada orang lain atau juga mencari pembenarannya th dalam hal ini anda sendiri yang akan membacanya. Setelah selesai bacalah perlahan satu persatu. Maka anda akan temukan perbedaan di sana dan memilih yang mana anda telah kurang lebih terbantu dengan cara ini.

Memilah :

Setelah memilih agar menjadi semakin yakin maka langkah selanjutnya adalah memilah, yakni membedakan secra lebih mendalam apa yang menjadi pilihan kita. Dalam hal ini ambilah nilai-nilai baik secara umum maupun pribadi. Sekali lagi dalam secarik kertas. Ini bias tentang rencana-rencana anda terhadap pilihan anda tersebut.

Sahabat teras, semoga ini dapat membantu anda dalam pergulatan menentukan sikap pada sebuah pilihan yang semoga lebih baik tentunya. Meski apapun keputusannya adalah anda sendiri yang menentukan. Sebagai makluk bertuhan bawalah juga ini dalam hati anda dan lantunkan dalam doa-doa menurut keyakinan anda.   (chipriant)