Kulon Progo Gelar Berbagai Pertunjukan Kesenian

Tari Incling Laras Wismo

TERASWARTA – Warta | Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Budparpora) Kulon Progo menggelar pertunjukan pentas seni dari berbagai daerah di Kulon Progo mulai tanggal 1 hingga 25 Desember 2013. Budparpora menggelar acara tersebut secara gratis di berbagai objek wisata yang tersebar di Kabupaten Kulon Progo, hal ini juga bertujuan ingin menumbuhkan kesenian lokal yang berada di kabupaten tersebut.

Saat di wawancarai Kabid Pemasaran Wisata Dinas Budparpora, Dra. Hudi Priyanti, M.M. menegaskan, acara yang digelar ini sebagai  apresisasi dari Kabupaten Kulon Progo sebagai kabupaten yang berada di wilayah Propinsi DI Yogyakarta yang terkenal akan seni dan budayanya. Kulon Progo ingin menumbuhkan pertunjukan kesenian lokal agar dikenal dan semakin populer diantara wisatawan, ditambahkan pula pertunjukan seni sengaja di gelar di objek wisata Kulon Progo dengan maksud meningkatkan apresiasi seni serta dapat meningkatkan jumlah pengunjung objek wisata tersebut. Disinggung masalah pendanaan, Budparpora memperoleh dana penyelenggaraan event seni ini berasal dari dana istimewa (danais) yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat ke Propinsi DI Yogyakarta kemudian di bagi per Kabupaten, “kami memperoleh danais dari pemprov untuk menyelenggarakan acara ini, kedepan kami berharap selain memanfaatkan danais kami juga memanfaatkan dana yang berasal dari masyarakat, sehingga acara-acara seperti ini akan terus terangkat dan menjadi ikon Kabupaten Kulon progo” terangnya.

Pertunjukan kesenian di Waduk Sermo

Sebagai event seni yang akbar Budparpora mengemas wisata kesenian ini dalam tiga paket di satu objek wisata, dan akan di laksanakan di dua objek wisata berbeda pada setiap hari minggu. Untuk acara kesenian perdana di laksanakan di objek wisata Waduk Sermo , Kokap dan Pantai Congot, Temon. Sebagai pementas pertama di Waduk Sermo, Kesenian dari Sanggar Seneng Seni Kokap dengan Incling Laras Wismo, Sujarwanto selaku pamong dari sanggar tersebut mengaku, untuk acara ini dia hanya membutuhkan lima hari berlatih dengan anak didiknya, sanggar yang juga berhasil menyabet juar ke II dalam acara Festival Kesenian Rakyat (FKR) Kulon progo berharap kedepannya acara-acara serupa dapat terus digelar, dan mengharap dukungan dari Pemkab maupun dari Pemprov.

Untuk jadwal kesenian dan tempat penyelenggaraannya dapat dilihat dalam web resmi Dinas Budparpora Kabupaten Kulon Progo http://budparpora.kulonprogokab.go.id/