Gelaran Pasar Malam 2013 Diresmikan

arena bermain di PMPS 2013

arena bermain di PMPS 2013

TERASWARTA – Warta | Event akbar dan acara rutin agenda pariwisata Yogyakarta kembali di gelar. Pasar Malam dan Pagelaran Sekaten (PMPS) telah resmi di buka oleh KGPAA Sri Paduka Pakualaman IX dan wali kota Yogyakarta (Jum’at, 6/12). Acara yang digelar di alun-alun Keraton Yogyakarta mengangkat tema “ Harmoni, Religi, Budaya dan Ekonomi untuk Jogja Istimewa”.

Dalam sambutannya Sri paduka Pakualam IX menerangkan sejarah sekaten berasal dari kerajaan Demak yang kemudian diaplikasikan oleh Kerajaan Mataram dan berlanjut hingga sekarang. Gelaran pasar malam merupakan implementasi antara tiga unsur yaitu Kepemerintahan diwakili  Keraton Yogyakarta, Ekonomi diwakili Pasar Beringharjo dan Religi diwakili Masjid Gede Kauman. Hal tersebut akan membuat manusia yang berbudaya dan bersahaja, menghargai antara sesama manusia dan menjalin hubungan baik dengan Tuhan-nya. Hal yang sama juga di ungkapkan oleh Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, dalam sambutannya beliau menegaskan hal senada dengan Wakil Gubernur. Di tambahkan pula selain sebagai perayaan event budaya, acara ini juga sebagai pengembangan ekonomi mikro yang sedang berkembang di wilayah Yogyakarta.

peresmian PMPS 2013 oleh Sri Pakualam IX

peresmian PMPS 2013 oleh Sri Pakualam IX

Pasar Malam dan Perayaan Sekaten (PMPS) 2013 rencananya akan di selenggarakan selama 40 hari kedepan, dengan acara penutupan tepat di hari Mualid Nabi Muhammad. Sebagaimana tradisi pihak keraton akan mengeluarkan beberapa gunungan yang nantinya akan diperebutkan oleh masayarakat umum di berbagai titik. Dalam pasar malam ini terbagi atas beberapa wilayah atau zona, zona pertama diisi dengan berbagai macam arena permainan, zona berikutnya diisi dengan stand pameran dari berbagai keperintahan yang berada di wilayah DI Yogyakrata, dan terakhir adalah zona kuliner dan produk kreatif dimana akan diisi oleh berbagai macam jajanan dan produk-produk kreatif yang berasal dari berbagai kecamatan yang berada di Yogyakarta. Hal ini sesuai dengan amanat wali kota Yogyakarta sebagai ajang tumbuhnya ekonomi kreatif selain melestarikan budaya yang telah rutin di lakukan setiap tahunnya.

tarian teatrikal rebutan gunungan oleh SMK Kasihan

tarian teatrikal rebutan gunungan oleh SMK Kasihan