LOST

 

Lost

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jiwaku tersesat dalam kekalutan

Terhimpit pilu,, rindu,, dendam

Ingin ku teriak namun tak bisa

Suaraku menghilang tercuri kehampaan asa

 

Di mana ku harus menjejakkan kaki?

Menyandarkan tubuh ini….Lumpuh….lemas…layu aku

Raga, bathin dan jiwa tercabik sempurna

terpuruk dalam gelap dan kesendirian tak berujung

 

Di mana ku harus mencari ?

Serpihan hati yang memudar seiring derasnya kecewa..

 

Tuhan….

Mampukan aku ‘tuk ingat padaMu

Terlampau berat tanganku tertangkup

Terlalu kaku kakiku bertelut

Tiada kata terucap dari bibirku yang biru

Tiada niat terbersit dari pikiranku

 

Hanya satu yang mampu luluhkan hatiku

Ketika air mataku meleleh membasuh lukaku

Bagaikan hujan mengguyur gurun pasir

Bagaikan bara tertimbun butiran salju

 

Jiwaku menyerah….lelah berlari….letih mendaki

Sesuatu yang selalu aku hindari…yang t’lah menyeretku dalam kekosongan..

Membuat aku serupa PENGUASA KEJAM

yang tak punya alasan untuk tersenyum dan tertawa

yang selalu menggelengkan kepala untuk sebuah asa..

 

Aku sadar Tuhan…

Sesuatu yang selama ini aku hindari, seharusnya aku hadapi

Bukan dengan kekuatanku, namun dengan kekuatanMu..

Air mataku selama ini kupenjarakan

Sebagai bukti bahwa aku mampu bertahan

Menunjukkan pada dunia, aku PERKASA!!

 

Sesungguhnya semua itu semu belaka

Di balik jubah kedigdayaan manusiawiku, tiada apapun di sana

selain butiran kesombongan yang lahir dari kepahitan…

 

Air mataku telah menyelamatkan aku

Menghancurkan karang hatiku yang membatu

Membuka jalan yang tertutup ilalang keputusasaan

dan membawaku pulang pada Sang Pemilik

 

DIA…mengembalikan apa yang t’lah pergi,,

Menggantikan apa yang t’lah hilang

Ku berharap ini bukanlah tentang mimpi

Maupun khayalan atau sekedar imajinasi

Dari seorang yang ingin terlepas dari jeratan sakit hati