Exotisme Puncak Sikunir

Pemandangan alam dari puncak Gunung Sikunir

Pemandangan alam dari puncak Gunung Sikunir

TERASWARTA – Wisata | Dalam rangka mengisi libur panjang hari raya Idhul Adha, maka kami merencanakan suatu perjalanan ke dataran tinggi Dieng di kabupaten Wonosobo Jawa Tengah. Secara adminitratif daerah dataran tinggi Dieng masuk kedalam 2 kabupaten ,yaitu kabupaten Wonosobo dan kabupaten Banjarnegara. Tujuan utama kami adalah puncak gunung Sikunir yang berada di sebuah desa  di daerah Dataran tinggi lembah Dieng, sebuah desa yang bernama desa Sembungan kecamatan Kejajar kab wonosobo jawa tengah, yang juga memiliki  julukan sebagai desa tertinggi di pulau Jawa lantaran berada di ketinggian 2505 mdpl.

Nama gunung Sikunir tidaklah setenar gunung Merapi  di Yogyakarta atau gunung Bromo di Jawa Timur akan tetapi disinilah, di puncak gunung sikunir para penikmat keindahan matahari terbit dapat menikmati keindahan matahari terbit yang tidak akan ditemukan ditempat lainya karena gunung Sikunir memiliki panorama double sunrise. Keunikan yang bisa ditemukan dengan adanya pola cahaya yang membentuk sebuah bayangangan diantara gunung Sindoro, Sumbing, Merbabu dan Merapi. Di bawah kaki Sikunir terdapat pula sebuah telaga yang bernama telaga Cebong. Telaga ini mirip dengan danau Ranukumbolo di gunung Semeru dan airnya biasa digunakan oleh para penduduk sekitar telaga. yaitu warga desa Sembungan.

Perjalanan menuju puncak Sikunir kami mulai dari pukul 02.30 wib. Kami awali perjalanan mendaki dari Sembungan. Perjalanan menuju puncak Sikunir dilanjutkan dengan mendaki jalan setapak yang licin dan diapit jurang serta hutan. Udara terasa amat dingin hingga menusuk ke tulang, ditambah jalan yang mendaki yang serasa tak kunjung sampai menjadi tantangn tersendiri belum lagi nafas mulai tersengal lantaran semakin berkurangnya kandungan oksigen saat berada dalam ketinggian.

Menikmati pemandangan Exotis dari ketinggian sebuah Gunung

Menikmati pemandangan Exotis dari ketinggian sebuah Gunung

Ketika sudah hampir putus asa, akhirnya tanpa terasa juga sampailah kami dipuncak Sikunir. Takjub yang kami rasakan mendapati sebuah pemandangan terhampar  di depan mata kami,  sungguh sangat menajubkan. Lembah yang gelap dibawah sana dengan sisi keindahan lain yang muncul dari  kerlap kerlip  lampu-lampu yang menyala di desa-desa kecil yang tersebar di antara lembah dan ngarai serta sisi-sisi bukit. Gunung sindoro berdiri kokoh di depan mata, hamparan awan dan kabut dibawah kami memberikan sebuah kesan bahwa kami sedang berada di negeri atas awan. Bentangan langait cerah dengan ribuan bintang yang bertaburan makin menambah keindahan suasana. Apabila cuaca cerah akan tampak gunung Sindoro,gunung Sumbing,gunung Merbabu dan gunung Merapi. Semburat jingga mulai terlihat dari ufuk timur dengan siluet gunung Sindoro disusul bayangan gunung Merbabu, Gunung Sumbing , Gunung Ungaran dan Gunung  Merapi yg nampak mungil dari kejauhan,penat kaki akibat mendaki dan sakitnya dada akibat tersengal sengal sirna sudah dengan datangnya sunrise puncak sikunir yang kami nantikan. (artikel dari : Hendro Prasetyo)