Bukan Selamanya Gelap

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

 

 

 

 

 

 

Pahamku…..

Luput mata tak luput hati bicara

Luput kata tak urung jiwa yang di dera

Luput telinga tak lepas tanda mencerca sang rasa

 

Awan berarak dan berlalu begitu saja

Seperti sang senja yang meninggalkan jejak malam tanpa sapa

Lalu biarkan aku mendendangkan lagu yang gamang

Berteriak memanggil sebuah nama yang mungkin kosong belaka

 

Ingin ku akhiri bait demi bait puisi

Ingin Ku sudahi babak demi babak kisah

Namun mentari tetap kembali

Dengan sapa sang pagi yang  membangunkan pejam sang mata

Berbisik dengan lembut di telinga dan berkata

” Semalam bukan inginku sakitimu, Meninggalkanmu dalam sepi sang malam”

 

Inilah hidup…

Terang tak selamanya terang

Pun gelap tak akan selamanya gelap

Akan berganti meski masih dalam nada yang mungkin sama