Putaran 11 Sego Gurih

Adegan dalam pentas Sego Gurih

Adegan dalam pentas Sego Gurih

 

TERASWARTA – WARTA| Berangkat dari pondok seni wayang ukur di jalan Taman Siswa, Yogyakarta kurang lebih pada pukul 14.00 team teraswarta.com bersama rombongan komunitas Sego Gurih menuju ke sebuah tempat di Wonogiri atau lebih tepatnya ke desa Ngadirojo Kulon, Wonogiri semalam (29/10/2013). Iringan dua mobil yang berisi anggota komunitas yang adalah para pemain yang datang dari berbagai daerah untuk mengadakan pentas drama berbahasa jawa.

Putaran ke-11 pentas ini digelar oleh komunitas Sego Gurih setelah beberapa saat yang lalu telah mengadakan beberapa pertunjukkan yang sama dibeberapa tempat seperti di kabupaten Bantul maupun Kota Yogyakarta sendiri. Pertunjukan yang telah disiapkan beberapa hari sebelumnya oleh team Sego Gurih ini.

Perjalanan kami tempuh kurang lebih 2,5 jam dari kota Yogyakarta dana sampai di kota Wonogiri dengan disambut oleh datangnya rintik hujan. Namun demikian para pemain yang telah berpengalaman dalam berbagai macam suasana pertunjukkan ini toh tetap begitu antusias dan menjadikan suasana hujan yang bisa dikatakan tak bersahabat dalam sebuah pertunjukkan ini sebagai bahan gurauan.

Antusiasnya para penonton

Antusiasnya para penonton

Acara pentas yang seharusnya diadakan di luar ruangan pun akhirnya berubah diadakan di dalam rumah seorang warga dengan mengubah sebuah rumah menjadi panggung yang justru tampak semakin unik saja dalam pertunjukkan kali ini. Sejauh pantauan teraswarta.com animo warga untuk menyaksikan acara ini juga sangat besar terlihat dari banyaknya warga sekitar yang datang bahkan setia menyaksikan sampai acara ini selesai.

“Purik” masih dibawa sebagai judul dalam pentas Sego Gurih yang berisi para seniman-seniman muda yang kreatif serta inovatif ini tanpa meninggalkan kekhasan bahasa jawa yang kental dan juga sarat makna. Sebuah penggambaran kehidupan masyarakat umum dengan lika-liku kehidupannya, perjuangan dan juga pertengkaran rumah tangga berikut solusi yang dibuat. Dalam pentasnya pun mereka menggunakan kostum sangat biasa seperti cerita yang mereka bawakan.

Pemain Musik Sego Gurih

Pemain Musik Sego Gurih

Acara yang selalu unik dan menarik dalam balutan acara pentas yang menyatu dengan penonton bersama interaksi-interaksi yang dilontarkan oleh para pemain drama dengan penonton sehingga bukan semata-mata melihat pertunjukkan saja. Alunan musik pun juga diolah dalam kalaborasi gamelan, gitar, drum, serta lainnya dengan lagu-lagu yang sangat dekat dengan masyarakat saat ini.