Kata “Sendiriku” jangan kau cobai

Kata sendiriku

haruskah aku berteriak pada setiap telinga di dunia bahwa aku hanya untukmu

haruskah aku goreskan namamu dan namaku di setiap dinding kota

Jika mata tak dapat melihat tentu telinga mampu mendengarnya

Jika mata dan telinga tak lagi berguna pasti ada hati yang merasa

Atau….

Masih kurangkah adaku di sampingmu??

Masih kurangkah setiap waktu dari bangun hingga lelapku aku hadir dihadapanmu??

Atau…

Adakah yang aku sembunyikan darimu??

Bukankah semua mampu kau lihat

Bukankah semua mampu kau dengar

Atau memang hati tak juga mampu merasa

Aku mungkin pengembara

Namun aku bukan sang pengelana rasa

Yang mengalunkan nada rayu di setiap sudut hati demi kata cinta

Aku adalah sang pemilik kata sendiri…iya atau tidak sama sekali….

(Karya : Mas Semut)