Candi Plaosan

Menyusuri lintasan Kabupaten Sleman ke sisi timur laut sampai perbatasan ke Jawa Tengah akan menemui situs-situs sejarah peninggalan kebudayaan Hindu dan Buddha yang megah. Selain Candi Prambanan, di sebelah timur akan dijumpai wisata situs sejarah yaitu Candi Plaosan. Letaknya memang sudah masuk di wilayah Dukuh Plaosan Bugisan Prambanan Klaten Jawa Tengah. Candi ini tampak seperti kembar yang berada di tengah hamparan ladang jagung yang begitu hijau.

Candi Plaosan merupakan situs cagar budaya peninggalan dari kebudayaan Buddha. Tampak pada puncak candi yang berbentuk menyerupai stupa. Candi Plaosan dibangun pada abad ke 9 pada masa Raja Rakai Pikatan dan Sri Kahulunan pada Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini terdiri dari Plaosan Elor dan Plaosan Kidul. Masing-masing di dalam candi induknya terdapat 6 arca Dhyani Boddhisatwa. Secara visual Candi Plaosan arsitekturnya terlihat perpaduan antara kebudayaan Hindu dan Buddha. Konon dalam sejarah yang diceritakan Candi Plaosan dahulu berfungsi sebagai tempat penyimpanan naskah kanonik milik para pendeta Buddha.

Candi Kedulan

Menyusuri ke arah barat daya dari Candi Plaosan sekitar 10 km akan menjumpai situs sejarah yaitu Candi Kedulan. Letaknya di Dukuh Kedulan Tirtomartani Kalasan Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Kedulan merupakan peninggalan kebudayaan Hindu, konon dibangun abad 11 masa pimpinan Rakai Kayuwangi kerajaan Mataram Kuno. Diprediksi karena letak konstruksinya yang menjorok ke dalam tanah sekitar 5 meter, candi tersebut dahulu kala tertimbun lahar dari letusan dari Gunung Merapi.

Gaya arsitekturnya hampir mirip dengan Candi Sambisari. Dalam candi tersebut juga ditemukan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta. Dari sumber yang dilansir oleh wikipedia huruf Pallawa tersebut menceritakan mengenai pembuatan sistem irigasi dan pembebasan pajak di Desa Pananggaran dan Desa Parahyangan sekaligus pendirian bangunan suci bernama Tiwaharyyan. Di Candi Kedulan  ditemukan arca Agastya dan Mahakala di selatan, Durga Mahesasuramahardini di utara, arca Ganesha di barat, kemudian arca Nandiswara di kanan-kiri pintu masuk candi.

Candi Sambisari

Beranjak dari Candi Kedulan ke arah selatan sekitar 10 kilometer akan menemui situs candi peninggalan kebudayaan Hindu. Yaitu Candi Sambisari yang letaknya di Dukuh Sambisari Purwomartani Kalasan Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Dibangun abad ke 9 di masa Rakai Garung jaman kerajaan Mataram Kuno. Konstruksi tanahnya hampir sama dengan Candi Kedulan yaitu menjorok ke dalam tanah. Konon juga dahulu tertimbun oleh lahar dari letusan Gunung Merapi.

Pada sisi utara candi induk terdapat patung Durga Mahesasuramahardini (istri Dewa Siwa) kemudian di sisi timur Arca Ganesha, Arca Agstya di sisi sebelah selatan. Sisi barat terdapat patung penjaga pintu yaitu Mahakala dan Nandiswara. Isi dari candi induk di dalamnya terdapat Lingga dan Yoni berukuran besar sebagai tempat pemujaan. [Elyandra Widharta]