Danau Tiga Warna Tempat Berkumpulnya Roh dari Jiwa-Jiwa yang telah meninggal

foto : uniqpost.com

foto : uniqpost.com

TERASWARTA – Wisata | Salah satu destinasi atau tempat tujuan wisata yang ada di Ende adalah Gunung Kelimutu yang terkenal dengan tiga buah danau yang dimiliki oleh gunung. Dan yang merik adalah bahwa ketiga danau ini memiliki warna yang berbeda maka tidak salah bila biasa disebut juga sebagai danau tiga warna. Tempat yang sangat istmewa ini sendiri terletak di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Lebih tepatnya lagi berada di desa Pemo, Kecamatan kalimutu, kabupaten Ende. Ada juga yang bisa mengakses tempat ini dengan alamat desa Koanara, kecamatan Wolowaru yang bisa ditempuh dengan jarak sekitar 66 kilometer dari kota ende.

Untuk sampai ditempat ini ada banyak cara yang bisa anda tempuh mulai dari menggunakan jasa ojek, alat transportasi pribadi atau bisa juga menggunakan transportasi yang bisa didapatkan di sana terlebih memang tempat ini juga banyak dikunjungi oleh par

a peneliti dari berbagai tempat. Maka tidak mengherankan memang karena kekayaan alam dan keunikan yang bisa didapatkan disalah satu wisata hebat ini telah dijadikan sebagai kawasan konservasi alam nasional sejak 26 februari 1992.

Danau tiga warna ini memilik warna yang berubah-ubah sebenarnya sesuai dengan berjalannya waktu meski selama ini disebut memiliki warna merah, biru dan putih.  Luas dari ketiga danau ini sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik dengan batas danau berupa batu sempit yang mudah longsor dengan ketinggian antara 50 sampai 150 meter.

Kelimutu adalah sebuah sebutan yang berasal dari kata ‘keli” yang berarti gunung dan “mutu” yang berarti mendidih. Dan lebih dari itu ada mitos yang dibawa sebagai sebuah kepercayaan yang mendarah daging dalam jiwa penduduk sekitar berdasar warna dari danauu tersebut. Danau berwarna biru atau yang dikatakan penduduk sebagai “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” adalah merupakan tempat berkumpul bagi jiwa muda mudi yang telah meninggal. Warna merah atau yang dikenal dengan “ Tiwu Ata Polo” adalah merpakan tempat bagi berkumpulnya jiwa orang-orang yang telah meninggal, dimana semasa hidupnya sering melakukan kejahatan tenung dan yang terakhir danau berwarna putih atau yang dikenal sebagai “Tiwu Ata Mbupu” adalah sebagai tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang pernah meninggal. (sumber-wikipedia)

Wahana wisata kekayaan nusantara yang banyak mengundang decak kagum atas keindahan tiga danau yang saling berdekatan ini.