Tak lagi kusut…Satu Bukan Dua juga Dia

Ilustrasi
Pernah aku tenggelam di dalamnya
Terbentur dalam batas tepi sebuah hampa sang rasa
Semua indah dan mengagumkan bagi aku sang empu kefanaan
Tanpa ku sadar akhirnya terhempas lalu tanpa akhir sebuah nada
Sumbang dan hambar memukul mundur cintaku
Memburaikan untai benang-benang halus rapi sang rajut cinta
Saling silang … kusut lantas terbuang
Aku…
Aku yang lalu harus relakan apa yang harus ada
Aku yang lalu harus tetap berusaha tertawa dalam duka
akhirnya…
Maya menjadi nyata
Keindahan datang dari sang kuasa cinta
Memeluk dua hati tak lagi dua
Tak lagi aku dan kamu
Yang ada hanya kata kita…
Sebuah cerita baru
Sajak – sajak lain judul dan cerita
Hanya kita tanpa ada kata dia yang membawa lara