SEPOTONG ROTI DI PAGI HARI

Ilustrasi sajak dan puisi

Terduduk termangu dengan banyaknya selai 

Terdengar desahan pisau yang berderai 
Seakan berbicara dengan roti dan susu 
Hingga roti menangis dan aku menikmati 
 Ku lakukan dengan lahap 
Ku dengar suara bisik yang berderu dengan susu cair 
Entah dimana ku mulai kisahku dipagi ini 
Dengan sepotong roti yang terdiam dan berlalu di dalam sana 
Kau manis, seperti cinta pertamaku 
Kau susu yang menggodaku dalam kehausan setelah bermimpi 
Kau minuman yang menyegarkan untuk tulangku yang rapuh 
Karena itulah aku selalu membutuhkan kalian yang serupa dengan vitamin seharian 
Hentikanlah tangismu yang ku potong tubuhmu hingga bertubi-tubi 
Janganlah engkau mengganggu kenikmatanku 
Jagalah perutku dihari ini 
Hingga tetap semangat yang kumiliki dan bermimpi kembali
(karya : Khodijah)