Pantai Congot
TERASWARTA – Wisata | Kali Bogowonto seolah bergandeng erat dengan sang ombak pantai yang masih menjadi satu baris dengan laut selatan. Muara sungai menjadi wajah penghias yang jelas terlihat terlebih pada masa-masa penghujan.
Muara kali Bogowonto, mejadi salah satu ciri tersendiri atas pantai Congot yang terletak di Jangkaran, Temon, Kulonprogo. Pada musim kemarau sungai yang saat ini ada akan tertutup oleh pasir. Merata jadi satu,menghilangkan luasnya sungai menjadi hamparan pasir pantai yang sama rata. Maka sungai ini biasa dikenal dengan pintu air oleh masyarakat lantaran alasan di atas.
Pantai ini memang memiliki keunikan tersendiri. Terletak di barat pantai Glagah yang terkenal dengan laguna atau pemecah ombaknya. Sebuah pantai yang menawarkan pemandangan alam yang indah. Indahnya terbenamnya matahari juga bisa anda nikmati di pantai paling barat Kulonprogo ini.
Sungai Bogowonto congot
Di pantai congot ini selain keindahan ombaknya, keindahan muara sungainya, terdapat juga pemandangan aktifitas para nelayan yang ada di sana. Akan bisa amati bagaimana alam seolah memberikan jaminan akan sebuah pendapatan. Aktifitas nelayan dengan rutinitas pencarian ikan dari yang melaut dengan perahu sampai dengan yang berprofesi sebagai penebar jala ada di pantai ini.
Memang pada musim penghujan pantai ini akan terlihat kotor akibat masuknya sampah ke laut melalui aliran sungai. Menjadi pemandangan juga kepada kita termasuk peringatan bahwa ada banyak sampah yang begitu saja di buang ke sungai. Menjadi pengingat kita juga untuk bagaimana menjaga alam agar ekosistemnya terjaga, lantara dampaknya juga akan kita rasakan sendiri juga.
Sungai yang ada di congot inipun juga di kenal oleh para pemancing di Yogyakarta dengan ikan-ikanya seperti kerapu, belanak, serta mangar (kakap batu) sebagai ikan buruan utama saat memancing. Jadi cukup pmenarik bukan?

Sebuah tempat wisata alam yang pantas juga anda jadikan salah satu rujukan untuk berekreasi bagi anda dan keluarga. (teraswarta)