Menyudahi sebuah lelah

ingat sebuah lagu
lama nian ku mencari datangnya cahaya
hangatnya mentari…
dan indahnya ketentraman bathin
karena ku bagai lilin kecil tanpa nyala api yang tak berdaya
masa lalu kelam dan bahkan hitam di dalam hidupku
ingin aku ubah baru dan ku jadikan putih
kegagalan cintaku dalam pencarian dan perjuanganku
kegagalan iman dan keyakinanku
ingin aku ubah baru seturut kepasrahan
meski miskin jiwa dan ragaku laksana hidup di padang tandus
meski berat beban yang harus ku tanggung di dalam hidupku
hanya…..
jika kau percaya hari-hari di dalam hidupku kan selalu berganti
bukankah…mendung tak berarti hujan
semua hanya cobaan…
pastilah ada kesempatan tuk meraih cinta
dan benar mukjizat itu menyata…
hadir dalam kesakitan terdalam kejatuhanku…
kau hadir bawa keindahan sebuah pribadi
kau hadir bawa kesembuhan
tak tahu alasanya hanya itu yang aku rasa
saat kita raih ketenangan diri
agar hidup ini bukanlah sekedar mimpi
saat kita raih kebahagiaan bagi orang-orang yang kita cintai
agar tak lagi ada tangis dan kelukaan kita bagi
menyudahi kelelahan pencarian
menyudahi kelalahan hati cobaan iman oleh ulah kita
tak perlu bermegah…cukup bila terberkati…
cukup berpasrah dan genggam keyakinan iman kita kembali
cukup dalam kesederhanaan hati yang tulus
tak tahu bagaimana jalannya….
karena bukan saat lagi bertanya
kenapa??? atau mengapa???
“nderek karso Dalem Gusti ay…”