IHSG Kembali Melemah

TERASWARTA – Ekonomi | Indeks Harga Saham Gabungan kembali melemah dalam beberapa hari terakhir ini. Kondisi ini seiring dengan investor asing yang melepas beberapa sahamnya dan terefleksikan oleh melemahnya kurs rupiah. Titik support dan resistance diprediksi di 4.320 dan 4.450.

Faktor eksternal yang berpengaruh pada indeks regional adalah gagalnya pemerintah AS menyepakati anggaran belanja negara dimana dana untuk anggaran belanja sudah mendekati limit batas. Beberapa data AS yang kurang baik hari kemarin juga menopang melemahnya indeks regional.
Beberapa saham layak untuk dipertimbangkan  seperti saham ASII dan CPIN. ASII melemah setelah tertahan di level 7150 dan titik support di 6300. Rangenya berada di kisaran 6300 sampai 7150. Apabila level 6300 tembus ke level lebih bawah maka ASII diprediksi melanjutkan penurunan, yang baik untuk level jual. Sementara saham lain sepeti CPIN berpeluang konsolidasi di range 3550 hingga 4000. Terdapat indikator jual apabila tembus di level 3550.
Saat ini investor harus lebih mencermati perkembangan kebijakan stimulus bank sentral AS yaitu The Fed dimana ada perbedaan pernyataan mengenai waktu pelaksanaan pemangkasan kebijakan stimulusnya. Hal seperti ini menyebabkan adanya ketidakpastian di pasar dan investor cenderung berhati-hati.
Kelanjutan tentang kebijakan stimulus ini bisa juga bergantung pada ketua Bank Sentral baru yang akan dilakukan setelah tanggal 31 januari 2014. Beberapa ekonom dunia memprediksi pemangkasan stimulus moneter akan dilaksanakan bulan Oktober 2013 dan ada pula yang memprediksi bulan Desember 2013.