Gontai

Gontai
Cintaku berjalan gontai
Seakan buta menuju sang sudut yang tanpa arah
Cintaku nanar dan memar
Seolah berjibaku dengan kerasnya sang pualam hati
Bak memukul kerasnya karang penjaga ombak
Tak juga ku mampu mengerti
Tak juga ku mampu melukiskan
Kata dan kiasan tiap sisi dari hati yang merindu sang embun cinta
Pujangga berkata
Cinta bak permata yang tanpa cela
Namun hatiku berkata
Cinta adalah kedukaan abadi dalam hati yang selalu mencari
Yang mengaduh oleh kesakitan
Yang mengerang oleh tamparan pengkhianatan
Yang meronta bak diperkosa sang waktu
Hanya untuk mendengar kata
“aku tak  lagi memilihmu”
by : mr Amore