Globalisasi Bagi Remaja

Globalisasi remaja

Globalisasi remaja

TERASWARTA – Opini | Perkembangan zaman yang begitu pesat saat ini menawarkan sejuta pesona dan impian bagi sebagian orang khususnya remaja dan kaum muda. Hal-hal baru yang selalu menciptakan rasa ingin tahu yang begitu besar, rasa minder yang tercipta apabila tidak bisa mengikuti trend masa kini, dan lain sebagainya. Remaja cenderung mempunyai sikap yang masih labil seiring dengan keinginannya untuk mencari jati diri.

Kaum remaja saat ini cenderung berlomba mengikuti arus jaman yang semakin canggih. Remaja yang tinggal di kota cenderung lebih cepat menerima kemajuan teknologi dibanding kaum remaja yang tinggal di daerah. Hal ini tentu saja dikarenakan oleh akses distribusi yang masih kurang lancar.

Kemajuan teknologi membawa peradaban tersendiri di dunia ini, bagi dunia usaha, dunia pendidikan, teknologi dan  informasi. Namun seiring proses kemajuan teknologi inilah yang terkadang tidak tersikapi dengan baik efek negatifnya.  Dengan teknologi informasi yang sekarang ini begitu canggih, kita dapat memperoleh informasi dalam bidang apapun tak terbatas, berkomunikasi dengan siapapun di seluruh penjuru dunia dengan biaya yang murah, efektif tanpa meninggalkan kegiatan aktif kita.

Masa remaja merupakan masa untuk mencari jati diri yang mana remaja belajar menerima, mengerti dan memahami apa yang ada dalam diri mereka serta lingkungan sosial yang turut membentuk pribadi mereka. Usia remaja merupakan usia transisi  dari anak-anak menuju dewasa antara 12 th hingga 19 th. Di masa remaja, tentu akan ada perubahan fisik dimana ini merupakan pertumbuhan, tingkat emosional, gaya hidup, daya intelektual yang lebih mudah dan cepat menerima hal baru. Hal ini akan terbangun di usia remaja karena terdorong rasa ingin tahu yang besar sehingga membuat remaja mencoba hal-hal baru.

Kemajuan teknologi mau tidak mau menuntut seluruh masyarakat dari segala aspek untuk siap dengan perubahan. Segala aspek ini antara lain meliputi ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, bisnis dan lain sebagainya. Kemajuan teknologi yang memudahkan berbagai informasi masuk ini telah mempengaruhi gaya hidup dan moral kaum remaja saat ini.

Hal positif yang bisa diambil dari kemajuan teknologi saat ini adalah mudahnya akses informasi dan komunikasi tanpa batas tempat dan waktu. Sebagai contoh banyaknya akun- akun jejaring sosial yang sungguh semakin memudahkan orang untuk berkomunikasi satu dengan yang lain. Bagi remaja, globalisasi ini mempercepat pertumbuhan perkembangan remaja, rasa ingin tahu mereka yang besar mendorong mereka untuk belajar dan lebih kreatif.

Hal negatif yang sering terjadi saat ini antara lain :

Kaum remaja yang terlena dengan kemajuan teknologi membuat mereka malas untuk belajar, asyik dengan dunia online sehingga melupakan perkembangan sosialisasi yaitu berkomunikasi langsung dengan orang lain.

Kaum remaja sekarang ini jarang yang mendasari pedoman akan budaya bangsa sendiri. Budaya asing terdengar dan terlihat lebih baik dari budaya pribumi, hal inilah yang kadang membuat kaum remaja hanya bangga terhadap budaya asing.

  •     Berubahnya gaya hidup remaja, misal dengan berpacaran yang berlebihan, budaya konsumtif, dugem dan bermain yang kurang layak.

 

  •     Hilangnya indentitas diri kaum remaja. Mereka cenderung meniru gaya artis idola mereka yang sedang hangat dan trend.

 

  •     Usia remaja cenderung dilematis dengan pola-pola persahabatan yang mereka bangun.  Masa remaja adalah masa yang sedang hangat-hangatnya menjalin persahabatan dan cinta.

 

Berbagai kondisi seperti di atas memang memerlukan pengawasan yang ketat oleh guru dan orang tua. Usia remaja, apabila berjalan tanpa kontrol, maka yang terjadi adalah efek negatif yang terus mendera. Kontrol sosial dari orang tua, guru dan masyarakat sangat diperlukan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengadakan beberapa kegiatan positif. Perhatian dan pengawasan orang tua juga sangat penting bagi remaja. Remaja akan lebih mudah diarahkan, terbuka dan dibimbing. Terciptanya komunikasi yang baik antara remaja, orang tua, guru dan remaja yang lain akan memudahkan kaum remaja untuk berpikir dan bertindak lebih dewasa dan lebih cepat untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

Kemajuan zaman, perkembangan teknologi yang canggih saat ini bagi kaum remaja terkadang membuat orang tua kewalahan. Karena untuk mengikuti trend kemajuan zaman, para orang tua harus menyediakan dana tersendiri. Teknologi informasi yang sekarang ini tanpa batas dan lebih murah tidak dipungkiri membawa pribadi-pribadi remaja saat ini berprestasi di kancah nasional bahkan internasional. Oleh karena itu sinergi antara orang tua, guru, kaum remaja hingga tercipta pengawasan yang cerdas tanpa mematikan langkah mereka. Peran orang tua dalam memberi pendidikan moral bagi anak juga sangat penting, sehingga remaja mampu membedakan hal yang baik dan tidak baik.