Tips Agar Memiliki Banyak Teman

TERASWARTA – opini | Siapa sih di dunia ini yang tidak menginginkan banyak sahabat? Semua orang juga pasti menginginkannya bukan? Teman adalah seseorang yang selalu berbagi antara suka dan duka kepada kita, semakin dekatnya sebuah tali pertemanan maka itulah yang dinamakan tali persahabatan, dan semakin dekat tali persahabatan maka akan adanya tali percintaan, maka semakin dekat tali percintaan maka akan adanya tali persaudaraan. Sungguh luar biasa bukan. Tali silaturahmi yang kita jalani saat ini adalah ilmu sosial yang kita dapatkan dalam sebuah pergaulan di lingkungan kita, bagaimana cara bergaul dengan baik, maka kita harus tau bagaimana cara mendaatkan teman yang baik.

Sebenarnya teman dan sahabat itu agak berbeda tipis, dari teman yang hanya saling mengenal satu sama lainnya, kalau sahabat lebih terjerumus dalam kedekatan satu sama lain antar keluarga masing-masing dan lebih tau sikap baik dan buruknya antar sesama sahabat lalu dapat saling keterbukaan, saling curhat antara kekasih masing-masing, dan yang paling penting adalah saling mengerti karakter masing-masing. Sahabat itu sebenarnya tidak jauh dari seorang kekasih, persamaannya adalah sama-sama saling mengenal karakter, suka duka bersama, saling kenal keluarga, pergi kemanapun selalu bersama, hanya perbedaannya adalah tidak dapat dijadikan satu keluarga. Sahabat itu hanya teman yang selalu menemani dalam keluh kesah suka dan dukanya untuk saling membantu satu sama lainnya.
Cara memiliki banyak sahabat :
1. Bersikap baik Tidak pelit atau kikir sesama orang lain, termasuk teman baru ataupun teman lama, dan tidka pilih kasih untuk membagi sesuatu yang dimiliki, seperti memiliki makanan atau memiliki benda tidak memilih teman untuk memberinya. Apalagi membedakan harga dari satu teman ke teman lainnya.
2. Saling membantu Jika salah satu ada yang butuh pertolongan tidak segan untuk saling membantu jika memang mampu untuk membantunya. Saling membantu orang lain itu, tidak harus dengan uang, tapi dengan sikap juga. Dia jatuh kamu tolong, dia pingsan kamu tolong, dia menangis, kamu menjadi punggungnya atau menghapus air matanya.
3. Jika berkata tidak berdusta Tidak berbohong jika berkata, didepannya berkata seperti ini, tapi didepan orang lain berkata berbeda lagi, sungguh munafik bukan? Memiliki mulut dan hati yang berbeda.
4. Tidak memilih teman yang satu dnegan teman yang lain Tidak memilih-milih mendekati seorang teman. Misalnya si A lebih kaya maka kita harus berteman dengannya, atau mungkin si B lebih cantik dari pada si C maka kita harus berteman yang sebanding dengan wajah kita yang cantik juga maka harus berteman dengan si B bukan dengan si C. Hindari perbuatan seperti ini, maka itu akan membuat image kalian menjadi buruk dimata orang lain, jalan memilih teman dari derajatnya, tapi pilihlah teman dengan ketulusannya yang menerima kita apa adanya.
5. Tidak iri hati kepada orang lain Sikap iri sikap yang paling dibenci oleh semua orang termasuk teman kita, teman yang kita miliki akan menghindari kita jika kita memiliki sikap iri. Contoh si A memiliki kekasih lebih tampan dari kekasih B, maka B akan membencinya atau akan merusak hubungannya cinta si A dengan kekasihnya itu. Iri melihat orang lain bahagia, iri melihat orang lain senang, iri melihat orang lain lebih kaya terhadap kita. Hindarilah sikap seperti ini, karena ini seikap yang tidak terpuji sedikitpun.
6. Menjadi pendengar yang baik Ketika teman kita atau orang lain memiliki masalah yang serius dan ajukanlah untuk menjadi pendengar yang baik, dan jadilah teman curhat yang baik untuk meredakan kesedihannya, amarahnya serta meringankan masalahnya. Maka jika kamu menjadi pendengar yang baik, jika kamu memiliki masalah maka diapun akan menjadi pendengar yang baik untuk anda, jika kamu menjadi pendengar yang baik, sedangkan dia tidak menjadi pendengar yang baik untukmu, maka ketahuilah bahwa kamu tak perlu bercerita tentang masalahmu atau curhat dengannya kembali. Walau dia masih ingin di dekatmu untuk kamu menjadi pendengar dirinya.
7. Dilarang dendam Menjadi seseorang yang bukan pendendam mungkin sulit, tapi kita sebagai umat manusia belajarlah ikhlas karena ada Allah yang pantas membalas segala kesalahan orang lain, bukan kita. Bersabarlah jika engkau masih diberikan kesabaran, jika kesabaranmu telah habis, maka berucaplah, maka marahlah untuk melindungi dirimu sendiri dari segala bahaya.
8. Memberi tanpa pamrih Memberikan sesuatu untuk teman atau orang lain itu diusahakan penuh dengan keikhlasan, tanpa adanya keinginan untuk mendapatkan yang lebih baik dari apa yang engkau beri, jika anda ingin pamrih, beramallah maka pamrihlah kepada Allah SWT untuk mendapatkan pahala yang halal dan rizky yang berlimpah. Biarkan kebaikan anda kepada orang lain akan Allah yang balas, jika temanmu baik juga maka dia akan membalas lebih baik lagi, jika dia tak memiliki perasaan, dia akan membalas dengan kebaikan, tetapi dengan pengkhianatan.
9. Merebut kekasih sahabatmu Ini adalah cerita yang sudah terngiung ditelinga anda untuk lebih sering anda dengarkan, sakisikan bahkan mungkin anda rasakan, setelah sahabat anda putus dengan kekasihnya maka mantan pacar sahabat anda menyukai anda, dan andapun menyukainya hingga melangsungkan hubungan tali percintaan, hingga putusnya tali persahabatan kamu dengan sahabatmu itu, dikarenakan sahabatmu tidak terima dengan perlakuan kamu yang memjalin cinta setelah putus dengan mantannya. Sungguh ini pengkhianat. Mungkin memang sudah mantan kekasihnya, tapi setidaknya anda ketahui bahwasanya cinta sahabat anda masih ada pada mantannya sedangkan anda memiliki mantannya, jelas anda salah. Karena anda mengambil cinta dari hati mantan kekasih sahabat anda. Biasanya ini terjadi di area wanita. Wanita memiliki sikap yang sensitive lebih tinggi dari lelaki, maka jika akan lebih sering marah jika kekasihnya direbut oleh sahabatnya sendiri, sedangkan lelaki, jika sudah putus dengan kekasihnya kurang perduli apa yang dilakukan mantan kekasihnya, karena memang sudah tak ada hubungan cinta, maka ikhlaslah dia walau mantannya dipacari oleh temannya sendiri, karena kaum lelaki lebih mementingkan sahabatnya dibandingkan seorang kekasih yang mungkin lebih mudah ia dapatkan dibandingkan seorang sahabat yang baik.
10. Perbanyaklah silaturahmi dan bergaul Sering-seringlah bermain ke rumah teman anda, atau sering bergaul dengan teman baru agar kamu lebih banyak memiliki teman dekat atau lebih banyak memiliki dunia sosialisasi yang lebih luas. Silaturahmi juga akan bermanfaat lhoh, untuk usia anda, itu akan membuat anda panjang umur dan terlihat tidak sombong. Karena anda akan selalu ingat dengan teman anda atau teman lama anda.
11. Hindari membandingkan fisik anda dengan teman anda Menghindari sikap yang satu ini, agar diri anda tidak terlihat sok cantik dan sok gaul.
12. Hindari membicarakan derajat anda Mneghindari ucapan ini adalah hal yang baik agar lebih menghargai perasaan teman anda, walau kamu lebih kaya darinya tapi dia tetap berharga untuk ketulusannya menjadi sahabatmu dibanding uangmu.
13. Hindari sikap sombong Kesombongan itu adalah meninggikan segala sesuatu yang terjadi dalam diri seseorang karena akan membuat orang lain menghindarinya untuk tidak berteman dengannya.
14. Mendekati ada maunya saja Hindari sikap yang satu ini, jiak kamu sedang jomblo, kamu dekat dengannya sedangkan kamu punya kekasih, sombong sekali, tidak pernah contact lagi, main ke rumahnya lagi, sombong pula.
15. Hindari dendam Jangan pernah dendam kepada orang lain yang berbuat salah, dia minta maaf ya maafkanlah, jika dia tak pernah minta maaf, berusahalah menjadi pemaaf, karena itu sikap yang sangat mulia sekali, dan jangan sekali-kali membalasnya lebih dari apa yang pernah dia lakukan kepadamu, biarkan Allah yang membalasnya, karena Allah tahu mana yang baik dan mana yang buruk untuk diri kita sendiri. Terutama orang yang pernah menjadi kekasihmu yaitu mantanmu, walau dia pernah menyakitimu, walau dia pernah berbohong atau selingkuh denganmu, janganlah dendam untuk membalasnya kembali, hanya ada satu pilihan tinggalkan dia dan maafkan kesalahannya walau mungkin berat dihati, tapi tetapkanlah bahwa Allah akan membalas rasa yang kau miliki untuk dirinya di dunia dan di akhirat kelak. Ingatlah diam itu bukan berarti takut, senyum itu bukan berarti tak bisa menangis, dan tertawa itu bukan berarti tak pernah bersalah. Jadikanlah seorang teman sebagai ikatan dirimu untuk menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya, ingat banyak teman banyak rezeky, banyak temanpun akan mendapat banyak perubahan baru dalam hidupmu, semakin banyak teamn akan semakin tau bagaimana cara bersosialisasi dengan baik. Temanmu adalah sahabat dekatmu, kekasihmu adalah sahabat hatimu dan musuhmu adalah sahabat dalam pengalamanmu. (Khodijah)