Ilutrasi
TERASWARTA – Opini | Sahabat teras yang berbahagia….masih dalam rangkaian suasana hari penuh kebahagiaan kami ucapkan selamat hari Raya Idul Fitri bagi semua, mohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan yang mungkin telah kami lakukan baik dalam perkataan, perbuatan maupun fikiraan.
sahabat teras yang berbahagia….berharap hari raya ini menjadi awal yang baik untuk memulai segala hal positif. Berharap bahwa saling memaafkan, saling dukung dalam doa dan kata-kata positif tak hanya pada saat hari raya saja melainkan terbawa juga dalam keseharian kita selanjutnya.
Tuntutan jaman ini hampir dikatakan memang jauh dari kata mudah, maka jika tanpa teman, saudara atau keluarga siapa yang akan memberikan dukungan? Sedang dukungan itu hanya akan muncul saat “anggapan positif” ada.
Saling menghargai tentu jadi dasar tersendiri dalam hal ini. Benar memang ada kata bahwa “sabar ada batasnya” tetapi bukankah ada juga kata-kata “ jika terbatas itu bukan sabar”. Maka jelas bagaimana pandangan pribadi kemudian menjadi kunci untuk ini semua. Tak ada yang sempurna di dunia ini, dan tak ada yang mampu mengaca pada tengkuk sendiri tanpa ada kaca lain dengan bantuan tangan lain.
Sahabat teras yang berbahagia….gambaran di atas hanya ingin mengajak bahwa terkadang tak sepenuhnya apa yang kita harapkan pada orang lain belum tentu kita mampu melakukan. Belum tentu kesempurnaan yang kita tuntut dari saurada kita mampu juga kita wujudkan. Jadikan segala hal yang dikatakan  orang lain terhadap diri kita sebagai hal positif, sebagai kritik dan saran yang membangun. Kesampingkan nilai negatif sebisa dan semampu kita.
Sahabat teras yang berbahagia….mari kita jadikan semua saling berharga di mata kita, mari jadikan segala hal yang negatif menjadi positif berawal dari keinginan dan fikiran pribadi kita yang positif terlebih dahulu. Mari kita kurangi “menuntut” orang lain seperti apa yang kita inginkan melainkan menjadikan orang sesuai dengan pribadi mereka apa adanya.
Sahabat teras yang berbahagia…. Bangsa ini seakan telah lelah dengan perbedaan-perbedaan yang berlebihan. Tak ada yang hal  sama meski kembar sekalipun maka tak ada untungnya mengusik sang beda karena jelas begitulah adanya. Lebih penting adalah bagaimana menerima dan menyikapi perbedaan tersebut  secara positif.
Mari selanjutnya berperan aktif dalam kehidupan kita dengan apa yang kita mampu. Mari memberikan kontribusi positif terhadap daerah kita. Yakinlah bahwa semua punya kelebihan apapun bentuknya. Besar dan kecil hanya ukuran dan bukan tolok ukur utama.
Sahabat teras….terimakasih atas perhatian anda terhadap media sederhana ini. Semoga kamipun mampu memberikan segala hal yang positif bagi anda, selalu kami nanti kritik dan saran anda serta karya-karya positif anda apapun bentuknya.
#salamteras