Yang Kadang Terabaikan Orang Tua saat Liburan

Liburan Sekolah
TERASWARTA – Opini | Masa liburan telah tiba, ada banyak kegiatan yang kemudian bisa dirancang bersama keluarga atau teman untuk mengisinya mulai dari berekreasi bersama sampai mengerjakan kegiatan-kegiatan hemat dan manfaat baik di rumah atau di luar. Keluarga bisa juga menyiapkan agenda seperti membuat taman, memberihkan rumah bersama, atau bisa juga mengumpulkan barang-barang yang menumpuk tak terpakai dan tak terawat untuk dibuang atau diberikan kepada yang membutuhkan.
Masa liburan yang seperti di atas tentunya adalah liburan bagi mereka yang punya cukup waktu untuk bersama-sama berkegiatan. Mereka yang cukup punya sisihan biaya, tetapi bagi yang tidak memiliki waktu atau biaya yang cukup biasanya membiarkan waktu libur anaknya berlalu begitu saja. Maka yang muncul biasanya adalah seperti berikut ;
MENONTON TV :
Saat liburan tak jarang orang tua membiarkan anak hanya berkutat begitu saja di depan televisi. Orang tua kemudian lupa bahwa semua hal kemudian dapat mereka tonton termasuk acara-acara berbau “dewasa”yang biasa ditayangkan disaat anak-anak sekolah, meski saat ini banyak televisi yang mengubahnya menjadi lebih bersahabat untuk dinikmati anak-anak.
BELAJAR :
Saat liburan sekolah tak jarang menjadi libur segalanya. Anak-anak oleh orang tua juga dibiarkan untuk sama sekali tak belajar. Orang tua dan anak menjadi lupa bahwa ini hanya liburan yang artinya masih perlu juga untuk belajar barang satu atau dua jam untuk mengingat pelajaran atau mempersiapkan pelajaran-pelajaran di kelas atau bangku kuliah yang akan datang. Ada baiknya pula jika kebiasaan belajar ini masih diperhatikan meski dalam masa liburan, syukur-syukur ada les tambahan untuk anak.
MAIN GAME :
Nah, ini yang biasanya menjadi andalan untuk anak-anak di masa liburan. Baik juga kiranya di perhatikan orang tua agar anak-anak tak lupa makan mereka, bebersih diri mereka, atau hidup doa mereka lantaran biasanya jika di ingatkan mereka akan menjawab, “khan ini libur ma”.
WAKTU BERMAIN BERSAMA TEMAN:
Masa liburan oleh anak-anak di isi dengan bermain bersama teman mereka dan yang terjadi biasanya adalah sampai lupa waktu. Tak jarang ada yang sampai menginap di tempat temannya, dan orang tua yang merasa anaknya liburan jadi lupa deh mengingatkan. Fasilitas bahkan kadang di berikan begitu saja seperti sepeda motor atau mobil yang biasanya tak diperbolehkan saat aktif bersekolah. Iya atau iya?
GERAK GERIK NEGATIF :
Ini yang harus jadi perhatian lebih orang tua, awasi anak-anak anda dalam pergaulan selama masa liburan terutama yang masuk usia remaja karena ketika bermain di luar anak anda bisa bergaul dengan siapa saja. Bisa jadi anak anda terbawa pada pergaulan yang kurang baik karena di luar sekolah tentunya ada banyak tawaran-tawaran menggiurkan namun negatif. Awasilah tingkah laku anak anda dan dengan siapa bergaul mereka. Narkoba jadi momok utama disaat liburan anak-anak remaja karena kurangnya pengawasan.
Ini mungkin hal-hal yang perlu jadi perhatian lebih agar masa liburan yang menyenangkan tidak melulu berisi hal-hal yang tak banyak manfaat apalagi sampai anak mengenal hal negatif di luar dunia pendidikan yang tentu positif. Perhatian keluarga mutlak diperlukan sebagai pengawas utama hidup anak. (chipriant/*kompasiana.com)