Wedang Uwuh
Pernah mendengar “Wedang Uwuh?” Nama minuman yang mengundang orang untuk datang, karena kesegaran dan khasiat yang ada. Kata ini berasal dari Bahasa Jawa “wedang” yang artinya minuman dan “uwuh” artinya sampah dedaunan, maka jika diterjemahkan secara langsung ke dalam bahasa indonesia berarti “minuman sampah”.

Wedang Uwuh merupakan minuman khas Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Bahan bakunya rempah khas Indonesia, yaitu daun dan ranting cengkeh, daun pala, daun manis jangan, kayu secang, jahe, ditambah gula batu. Macam-macam rempah itu diseduh dengan air mendidih, kemudian diseruput sedikit demi sedikit.

Khasiatnya tidak main-main lantaran banyak orang mengatakan selain kesegarannya, minumam ini juga berkhasiat menyembuhkan batuk, capek, masuk angin, pegal, dan kembung”.

Begitu diseduh dengan air panas, Wedang Uwuh menghadirkan warna air yang cokelat kemerahan. Tujuh macam unsur bergelut di dalam satu gelas, seakan ingin berlomba memperlihatkan diri. Agar bisa ditambah air panas sampai tiga kali, cara mengaduknya cukup pelan-pelan sehingga gula batu tidak mencair seluruhnya.

Waktu paling tepat menikmati minuman ini ketika cuaca dingin, misalnya malam atau pagi hari. Saat ini bahkan sudah banyak kita temukan yang berbentuk kemasan layaknya teh-teh jaman sekarang jadi tinggal celup dan minum.

Jika anda ingin menikmati yang sungguh dari asalnya, anda bisa mengunjungi kota bantul lebih tepatnya di Imogiri yang juga di kenal dengan makam para raja ini. Di sana akan anda temukan warung-warung yang menyediakan minuman ini beserta makanan lain. (*Chip)