Tuhan, ijinkan kali ini saja

Tuhan, bukan ku tak bersyukur….bukan pula tak ada rasa terimakasih
Hanya ijinkan aku menikmati lelahku
Ijinkan aku memeluk erat kekeringan hati dan hidupku
Ijinkan kali ini Tuhan
Ku memaki hidupku
Tak elok jalan ku tempuh
Tak indah gelak tawa ku raih dalam asaku
Tak cukup membanggakan masa lalu hingga saatku ini
Ijinkan aku menangis kali ini
Akan tanya dalam hati kemana aku selama ini
Akan tanya kenapa ada goresan tinta hidup seperti yang aku alami
Kegagalan demi kegagalan
Keterpurukan demi keterpurukan
Hitam kelam dan pekat jadi teman sejati
Ku berjanji saat ini saja Tuhan ku menangis
Karena esok ku harus bangkit lagi
Menorehkan warna baru meski mungkin masih warna seperti hari ini
Ijinkan kali ini ku menangis hari ini
Karena esok ku harus berdiri kembali
Mencari benih tawa dan senyum
Mencari untai kata syukur padaMu
(chip medio kompasiana)