Money Management dalam Transaksi Perdagangan Alternatif

Money Management

Money Management

TERASWARTA – Warta | Strategi trading yang bagus tidak otomatis menghasilkan profit atau laba  yang konsisten tanpa disertaimoney management yang baik. Sebaliknya dengan penerapan money management yang baik, profit dapat diperoleh secara konsisten walaupun hanya memakai strategi trading yang biasa.

Money managementadalah menjaga ketahanan modal dengan meminimalisasi risiko dan memaksimalkan keuntungan. Dengan membatasi risiko berarti akan terbentuk pola, dimana level pembukaan posisi, dimana penempatan stop loss, dan target laba.

Ada beberapa tips untuk menerapkan stop loss dalam trading :

1.Stop dengan Equity : Menempatkan stop loss order berdasarkan persentase penurunan total equity. Persentase bias ditetapkan 1% atau maksimum 5% dari total modal.

2. Stop dengan Grafik :Penempatan stop loss dengan mempertimbangkan titik harga yang dianalisa secara  teknikal/grafik. Sebagai contoh dengan menggunakan indicator MACD, Stocastic, level support atau resistance dan lain sebagainya.

3.Stop dengan Margin : Cara ini sebenarnya bukan stop loss order, karena investor membiarkan seluruh dananya terhenti karena call margin.

4.  Stop dengan Data Ekonomi dan Fource Mayor: Menempatkan stop loss dengan analisa fundamental baik ekonomi atau kejadian fource mayor seperti ada bencana alam di suatu Negara yang mempengaruhi pergerakan mata uang, indeks dan komoditi.

Money management akan berhasil dengan baik apabila dilakukan dengan disiplin. (Christin)