Menjadi fotografer professional dalam kerangka bisnis

fotografer

Fotografi sendiri berasal dari bahaya yunani Graphos/grafo yang berarti membuat gambar atau tulisan  dan photos/fos yang berarti cahaya. Maka bisa diartikan bahwa fotografi adalah proses membuat sebuah gambar dengan cahaya.

Dahulu memang ada anggapan bahwa fotografi ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu saja yang tentu saja maksudnya adalah bagi mereka yang cukup dana untuk menekuni bidang ini. Hal pasti yang menjadi alasan sebenarnya memang dahulu alat memang mahal, hasil yang tak bisa begitu saja diperbaiki, proses cetaknya juga tidak mudah dan bukan tanpa biaya. Namun tentu berbeda dengan saat ini dimana dunia digital semakin memudahkan kita mengkoreksi hasil foto kita. Kita bisa juga dapatkan alat dengan harga yang terjangkau. Maka tak heran saat ini semakin banyak orang menekuni bidang ini.

Sehubungan dengan hal ini tentunya kemudian memunculkan fenomena baru yakni bagaimana menjadi fotografer yang mampu bersaing tentunya dengan yang lain. Menjadi fotografer yang memiliki keahlian dan kekhasan yang tak dimiliki oleh fotografer yang lain atau apa yang anda tekuni akan begitu-begitu saja.

Saat ini bisa dikatakan semua orang bisa memotret (tanpa memandang alat dan tehnik). Saat ini bisa dikatakan semua bisa mengambil moment dengan media yang tak harus dengan alat-alat khusus seperti kamera DSLR lantaran handphone pun ada kameranya. Untuk itu ada beberapa hal yang kiranya perlu anda lakukan agar menjadi fotografer handal :

Memahami tehnik memotret :

Hal ini kiranya yang harus anda lakukan pertama-tama sebagai calon fotografer sebelum terjun langsung memotret dengan tujuan agar anda tahu benar apa yang akan anda pilih ini. Sebagai fotografer harus tahu banyak tentang bagaimana memotret yang baik dan benar sehingga menghasilkan karya yang baik pula. Hal ini bisa anda dapat melalui banyak membaca artikel yang berhubungan dengan dunia fotografi ini. Bisa juga dengan belajar secara khusus atau dengan cara banyak-banyak bertanya kepada seseorang yang lebih senior, bila perlu masuk ke dalam forum fotografi sehingga bisa berbagi tentang tips dan trik memotret.

Memilih dan memahami alat :

Hal ini dapat anda lakukan setelah anda paham apa itu memotret atau bisa juga anda lakukan sambil belajar. Setelah langkah di atas sekarang anda bisa memilih alat apa yang bagus sesuai selera dan kantong anda. Kemudian pahami alat anda dengan tehnik-tehnik yang anda pelajari sebelumnya berikut cara kerja alat anda. Dan ingat bahwa alat yang anda pilih tak harus mahal. Banyak kisah fotografer professional yang memulai langkahnya dengan alat yang sangat biasa.

Belajar tanpa menyerah dan terbuka pada kritikan:

Hal ini perlu anda lakukan lantaran dari hari ke hari akan selalu ada hasil baru, cara baru, alat baru atau software baru di dunia fotografi ini jadi jangan cepat merasa puas atau sebaliknya kemudian menyerah di tengah jalan dengan apa yang ingin anda tekuni ini. Dan satu lagi jangan menutup diri terhadap kritikan yang membangun anda

Memahami tehnik-tehnik pengolahan foto :

Hal ini biasanya berhubugan dengan program/software (editing). Ini penting karena pelayanan anda membutuhkan ini sebagai fotografer. Mempercantik tampilan foto, mengkombinasi warna atau mengikuti permintaan klien anda.

Memilih bidang fotografi :

Hal ini penting lantaran semakin banyak muncul fotografi dengan multi talent yang artinya mampu memotret segala hal mulai dari in door, out door, dan banyak lagi. Maka bila anda tidak mampu untuk ,itu menentukan langkah akan bidang foto apa yang akan anda geluti adalah penting. Harapannya  anda tahu langkah selanjutnya akan kemana bisnis yang ini. Contoh : menjadi pemotret khusus produk, menjadi jurnalis foto, dsb.

Manajement Fotografi professional :

Hal ini anda lakukan setelah anda merasa mampu benar memotret berikut tehnik dan seluk beluk lainnya. Manajement ini penting untuk memulai langkah bisnis anda. Bagaimana memperkenalkan karya anda, memperkenalkan kemampuan khusus anda, atau bagaimana cara menggunkan jasa anda terlebih bila belum memiliki studio sendiri. Contoh yang bisa diambil adalah   memasang iklan, share pada social media, mengikuti lomba fotografi tentu lebih efektif bila sesuai bidang khusus kemampuan anda. Ini adalah bisnis jasa maka marketing juga jadi kunci tersendiri keberhasilan anda.

Memperlengkapi alat yang memadai :

Ini langkah selanjutnya sebagai pendorong apa yang telah terlalui dalam langkah-langkah di atas. Semakin lengkap alat anda tentunya semakin mantap pekerjaan anda sebagai fotografer berikut karya anda. Yang tentunya mengundang juga klien-klien baru untuk anda.

Kiranya ini sekelumit tips bagi anda yang ingin menjadi seorang fotografer professional di antara banyak sekali langkah dan cara yang bisa anda dapatkan. Semoga ini bermanfaat dan selamat berkarya.